Jurnal Perspektif https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif <p style="text-align: justify;">Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan (E-ISSN: <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/1527745140">2622-1748</a>)&nbsp; is a Scientific Journal published by Universitas Negeri Padang on adress Sociology Departement, Faculty of Social Science, collaboration with&nbsp;<a href="https://drive.google.com/file/d/1Cc4hEulBTrygrtdmyJlqqttJkDrrynry/view?usp=sharing">Perkumpulan Profesi Pendidik dan Peneliti Sosiologi Indonesia (AP3SI)</a>&nbsp;discussing the phenomena of social, education, and culture that are existing in society nowadays. In addition, the journal also provides new thoughts, concepts and theories that exist in sociology discourses.</p> Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang en-US Jurnal Perspektif 2684-902X Perubahan Sosial Masyarakat Nagari Muara Kiawai Barat Kabupaten Pasaman Barat https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/1035 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sosial pada masyarakat Nagari Muara Kiawai Barat Pasca pendirian PT. Berkat Sawit Sejahtera. Fenomena ini penting untuk dikaji karena sebelum tahun 2013 Muara Kiawai Barat adalah Nagari yang terkenal dengan sektor agraris bermata pencaharian dibidang petani jeruk, karet, dan jagung. Namun, sejak tahun 2014 dibangun PT. Berkat Sawit Sejahtera bidang industri pengolahan kelapa sawit banyak menyerap tenaga kerja masyarakat setempat yang berdampak pada kehidupan sosial budaya masyarakat dari dimensi struktural, kultural, dan interaksional. Teori yang digunakan dalam menganalisis hasil penelitian adalah teori struktural fungsional skema AGIL oleh Talcott Parsons. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan tipe studi kasus. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 hingga Juni 2024. Pengumpulan data melalui observasi partisipan aktif, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan berdasarkan <em>purposive sampling</em> dengan kriteria informan penelitian memiliki pengetahuan yang baik terkait wilayah Nagari Muara Kiawai Barat Kabupaten Pasaman Barat dan tingkat partisipasinya dari tertua adat yang memiliki pengalaman. Informan penelitian ini berjumlah 15 orang yang terdiri dari wali nagari, petinggi PT. Berkat Sawit Sejahtera, tokoh adat, masyarakat asli dan masyarakat nagari yang bekerja di PT. Teknik analisis data dengan menggunakan skema analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menemukan terdapat dua perubahan sosial masyarakat Nagari Muara Kiawai Barat Kabupaten Pasaman Barat yaitu pertama, dimensi struktural perubahan mata pencaharian masyarakat, pergeseran stratifikasi sosial. Kedua, dimensi kultural pergeseran nilai gotong royong, perubahan kebiasaan. Ketiga, Dimensi interaksional yang terjadi pada perubahan interaksi.</p> Agus Ramanda Delmira Syafrini Copyright (c) 2025 Agus Ramanda & Delmira Syafrini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2025-03-14 2025-03-14 8 1 1 9 10.24036/perspektif.v8i1.1035 Fenomena Semprotulation di Kalangan Mahasiswa yang Merayakan Kelulusan Seminar Proposal di Universitas Negeri Padang https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/825 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena <em>semprotulation</em> terhadap mahasiswa yang merayakan kelulusan seminar proposal. Penelitian ini menarik untuk diteliti karena perayaan <em>semprotulation</em> saat ini menjadi tren pada kalangan mahasiswa dan terdapat beberapa simbol yang dipertukarkan pada perayaan <em>semprotulation</em> ini. Adapun teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tipe studi kasus. Pemilihan informan penelitian dilakukan secara <em>purposive sampling</em> dengan 9 orang informan dan memiliki kriteria mahasiswa telah menyelesaikan seminar proposal dan melakukan perayaan <em>semprotulation</em>. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi partisipasi untuk mendapatkan data yang lebih akurat melalui upaya mengamati langsung fenomena <em>semprotulation</em> pada mahasiswa, wawancara langsung dengan informan secara mendalam terkait makna simbol pada perayaan <em>semprotulation</em> untuk memperkuat data observasi dengan melakukan proses tanya jawab, dan studi dokumentasi yang peneliti lakukan yaitu foto dan rekaman suara dari proses wawancara mengenai makna simbol pada <em>semprotulation</em>. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian meliputi <em>pertama</em>, Simbol yang diinterpretasikan dalam bentuk perlengkapan. <em>Kedua,</em> Simbol yang diinterpretasikan dalam bentuk perilaku. <em>Ketiga, </em>Makna pemberian hadiah saat perayaan <em>semprotulation</em>. <em>Keempat, </em>Interaksi pada saat perayaan <em>semprotulation. Kelima,</em> Pendapat mahasiswa mengenai tren <em>semprotulation</em>.</p> Jessy Sulastri Mohammad Isa Gautama Copyright (c) 2025 Jessy Sulastri & Mohammad Isa Gautama https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2025-03-14 2025-03-14 8 1 10 19 10.24036/perspektif.v8i1.825 Pandangan Pelaku Musik Metal terhadap Genre Musik Black Metal di Kota Bukittinggi https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/626 <p>Penelitian ini ditujukan untuk menjelaskan pandangan pelaku musik metal terhadap genre musik <em>Black Metal</em> di kota Bukittinggi. Penelitian ini menarik untuk diteliti karena terdapat kontradiksi antara citra global <em>Black Metal</em> yang identik dengan ideologi satanisme dan anti-agama dengan realitas yang terjadi di Bukittinggi, sebuah kota yang masyarakatnya dikenal kuat dalam memegang adat dan nilai-nilai keagamaan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana pelaku musik metal di Bukittinggi memahami dan menafsirkan genre <em>Black Metal </em>dalam konteks budaya lokal mereka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe studi intrinsik. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi oleh Alfred Schutz. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan secara langsung dengan 18 informan yang merupakan pelaku musik <em>Black Metal</em> di kota Bukittinggi untuk menggali pandangan mereka secara mendalam mengenai genre ini. Hasil penelitian menunjukkan pandangan pelaku musik metal terhadap ideologi, musik, serta penampilan genre <em>Black Metal</em> di kota Bukittinggi.</p> M.Robby Fadli Mira Hasti Hasmira Copyright (c) 2025 M. Robby Fadli & Mira Hasti Hasmira https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2025-03-14 2025-03-14 8 1 20 28 10.24036/perspektif.v8i1.626 Pilihan Rasional Pedagang Mempertahankan Usaha Thrifting di Kota Padang https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/1034 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pilihan rasional pedagang mempertahankan usaha<em> Thrifting </em>di Kota Padang. Fenomena ini penting untuk dikaji karena keberadaan <em>Thrifting</em> mengalami pro dan kontra di masyarakat, di satu sisi <em>Thrifting </em>banyak diminati berbagai kalangan yang dibuktikan dengan semakin maraknya pedagang <em>Thrifting </em><em>,</em> dari jumlah pembeli dan jumlah pendapatan. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah teori pilihan rasional oleh James S. Coleman. Penelitian berlangsung di Kota Padang, Sumatera Barat pada bulan Februari 2024 s.d April 2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Observasi peneliti mengamati langsung aktifitas kegiatan pedagang dan wawancara mendalam yang dilakukan peneliti kepada informan tentang mempertahankan usaha <em>Thrifting </em>. Pemilihan informan menggunakan <em>purposive sampling </em>dengan jumlah 15 orang. Kriteria informan meliputi pedagang, Aparatur Sipil Negara dan pembeli. Studi dokumentasi merekam berbagai aktivitas dan kegiatan yang dilakukan pedagang dalam aktivitas jual beli. Adapun analisis data penelitian menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pilihan rasional pedagang dalam mempertahankan usaha <em>Thrifting </em>diantaranya pertama, Kebutuhan hidup. Kedua, Meningkatnya peminat <em>Thrifting </em>di Kota Padang. Ketiga, Kebijakan pemerintah yang tidak tegas. <em>Keempat</em>, <em>Trend </em>dan hobi.</p> Natasya Epriline Alvin Delmira Syafrini Copyright (c) 2025 Natasya Epriline Alvin & Delmira Syafrini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2025-03-14 2025-03-14 8 1 29 39 10.24036/perspektif.v8i1.1034 Makna Simbolik dalam Interaksi Sosial Pengedar dan Pemakai Ganja di Sumatera Barat https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/1088 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus penyalahgunaan ganja di Sumatera Barat. Hal ini menarik diteliti karena dalam melakukan transaksi jual beli ganja pengedar dan pemakai menggunakan bahasa simbol. Bahasa simbol merupakan interaksi yang penting dalam transaksi jual beli ganja dikarenakan hanya diketahui oleh pengedar dan pemakai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna bahasa simbol yang digunakan dalam proses interaksi sosial antara pengedar dan pemakai ganja di Sumatera Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan informan menggunakan teknik <em>Snowball Sampling</em> berjumlah 15 orang terdiri dari pengedar, pemakai, pihak kepolisian dan tokoh masyarakat. Pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi serta memakai analisis data model Miles dan Huberman. Penelitian dilakukan dari tanggal 7 Agustus sampai 8 oktober 2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa simbol yang digunakan oleh pengedar dan pemakai ganja yaitu; pertama simbol meminta; “<em>bantu la lu</em>”, <em>“agie la lu”</em>. Kedua simbol mengajak; <em>“mula ko lai nyie a”</em>, <em>“mula lin la le”</em>. Ketiga simbol ganja; <em>“bruhud”</em>, <em>“brehe”</em>, <em>“ocong”</em>, <em>“palomak lolok”</em>, <em>“daun koyiang”</em>. Keempat simbol nama tempat jual beli dan mengkonsumsi ganja; <em>“hongkong”</em>, <em>“jopang”</em>, <em>“LK</em>”. Penggunaan bahasa simbol tersebut dalam transaksi narkoba tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga memperkuat jaringan sosial di antara pengedar dan pemakai. Berbeda dari penelitian sebelumnya menyoroti pola konsumsi narkoba, penelitian ini lebih spesifik dalam menganalisis bahasa simbol dalam transaksi ganja di Sumatera Barat, yang belum banyak dikaji dalam konteks interaksi sosial menggunakan teori Interaksionisme Simbolik.</p> Elank Jatadris Delmira Syafrini Lia Amelia Copyright (c) 2025 Elank Jatadris & Delmira Syafrini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2025-03-14 2025-03-14 8 1 40 49 10.24036/perspektif.v8i1.1088 Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Peternak Ayam Ras Petelur di Nagari Mungka https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/1073 <p>Perubahan sosial ekonomi dialami oleh masyarakat di Nagari Mungka dimana sebelumnya mereka bekerja sebagai petani padi, beralih ke usaha ternak ayam ras petelur sebagai mata pencaharian utama. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk perubahan sosial ekonomi masyarakat yang terjadi pasca adanya usaha ternak ayam ras petelur di Jorong Padang Harapan Nagari Mungka Kabupaten 50 Kota. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu Teori Aksi Talcott Parson yang mengkaji tindakan rasional. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan 13 informan dengan kriteria yaitu Wali Nagari, pemilik usaha ternak dan pekerja di usaha ternak ayam ras petelur. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dilakukan kepada informan yang terlibat sebagai pemilik dan pekerja di usaha ternak ayam ras petelur. Serta studi dokumentasi dikumpulkan melalui dokumen yang ada di kantor Wali Nagari Mungka. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik, sumber dan waktu. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat bentuk-bentuk perubahan sosial dan ekonomi masyarakat setelah keberadaan usaha peternakan ayam di Nagari Mungka, yaitu pertama, perubahan interaksi sosial pekerja di usaha peternakan ditandai kurangnya interaksi pekerja dengan anggota keluarga dirumah. Kedua, perubahan status pemilik usaha ternak ayam yang dianggap “Urang Kayo Nan Disagani” semenjak menjadi pengusaha ayam. Ketiga, perubahan pendapatan masyarakat ditandai dengan tercukupinya kebutuhan ekonomi masyarakat. Keempat, perubahan dalam terciptanya lapangan pekerjaan ditandai dengan banyaknya masyarakat sekitar lokasi ternak yang dipekerjakan di usaha ini sehingga mengurangi pengangguran.</p> Puja Septiani Sari Desy Mardhiah Copyright (c) 2025 Puja Septiani Sari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2025-03-14 2025-03-14 8 1 50 60 10.24036/perspektif.v8i1.1073 Hubungan Konformitas dengan Perilaku Konsumtif pada Siswa SMA Swasta Adabiah 2 Padang https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/1078 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara konformitas dan perilaku konsumtif di kalangan siswa SMAS Adabiah 2 Padang. Pentingnya penelitian ini didasarkan pada fenomena siswa membeli barang bukan hanya karena kebutuhan, tetapi juga akibat pengaruh sosial dan nilai simbolik produk. Perilaku konsumtif meningkat seiring dengan upaya individu menyesuaikan diri atau melakukan konformitas agar diterima dalam kelompok, yang dapat berdampak pada peningkatan konsumsi siswa. Penelitian ini menggunakan dua teori yang berdasarkan pada variabel yaitu teori konformitas oleh Robert K. Merton, yang menjelaskan penyesuaian perilaku individu dengan norma kelompok untuk menjaga stabilitas sosial, dan teori masyarakat konsumsi oleh Jean Baudrillard, yang menganalisis perilaku konsumtif dalam konteks simbol dan citra barang. Pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional digunakan dalam penelitian ini. Populasi penelitian terdiri dari 626 siswa, dengan sampel 87 responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Teknik penarikan sampel menggunakan <em>Proportionate Random Sampling</em> untuk mewakili setiap kelas. Data dikumpulkan menggunakan angket dengan skala Likert, dan diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, linearitas, dan uji korelasi Pearson untuk mengukur hubungan antara konformitas dan perilaku konsumtif. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa r hitung lebih besar dari r tabel yaitu 0,646 &gt; 0,2108 untuk indikator penyesuaian dan 0,603 &gt; 0,2108 untuk indikator ekspektasi bersama, yang mengindikasikan korelasi positif antara konformitas dan perilaku konsumtif. Kesimpulannya, semakin tinggi tingkat konformitas siswa, semakin besar kecenderungan mereka untuk berperilaku konsumtif.</p> Sarah Marsanda Putri Erianjoni Erianjoni Copyright (c) 2025 Sarah Marsanda Putri et al https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2025-03-25 2025-03-25 8 1 61 71 10.24036/perspektif.v8i1.1078 Analisis Bibliometrik Tren Penelitian Bisnis Media Online di Indonesia https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/1090 <p>Studi ini meneliti tren publikasi penelitian tentang model bisnis media <em>online</em> di Indonesia dengan menggunakan pendekatan bibliometrik. Saat ini, belum banyak penelitian tentang model bisnis media <em>online</em> yang menggunakan analisis bibliometrik sebagai metode kerja. Sehingga, metode analisis bibliometrik yang digunakan pada studi ini juga menjadi pembeda, sekaligus kebaruan dari penelitian-penelitian model bisnis media <em>online</em> terdahulu, terutama dengan melihat metode atau pendekatan yang digunakan. Metadata dari mesin penyimpan Google Scholar digunakan untuk mengumpulkan 128 artikel dan diekstraksi menjadi 43 artikel terpilih. Dengan menggunakan perangkat VOSviewer, studi ini berupaya untuk mengidentifikasi penulis dan kata kunci yang paling sering digunakan sebagai fokus penelitian pada topik terkait. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan melakukan pencarian komprehensif melalui pemanfaatan metadata yang ada pada artikel penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis bibliometrik melalui analisis <em>co-authorship</em> (penulis dan jaringan kepenulisan bersama) dan <em>co-occurrence </em>(kata kunci)<em>. </em>Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada publikasi terkait secara signifikan yang menyoroti bagaimana media <em>online </em>dan strategi yang digunakan untuk tetap bertahan pada posisi bisnisnya. Studi ini menyimpulkan bahwa kolaborasi kepenulisan dan elaborasi serta eksplorasi beragam kata kunci membantu mempolakan tren penelitian model bisnis media <em>online </em>sehingga kajian akademik tentang topik ini bisa semakin kaya.</p> AB Sarca Putera Ayu Adriyani Muhammad Alfikrah Firlian Copyright (c) 2025 AB Sarca Putera et al https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2025-03-25 2025-03-25 8 1 72 84 10.24036/perspektif.v8i1.1090 Mengelola Terminal Aur Kuning sebagai Ruang Sosial: Tantangan dan Solusi untuk Masa Depan https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/1012 <p>Terminal Aur Kuning di Kota Bukittinggi merupakan pusat transportasi yang strategis namun menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaannya, seperti ketidaksesuaian kapasitas dengan volume kendaraan, kekurangan fasilitas dasar, dan ketidakjelasan pemisahan fungsi antara terminal dan pasar grosir. Hal ini menyebabkan terjadinya disfungsi sosial yang mengganggu kenyamanan pengguna dan efisiensi operasional terminal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan Terminal Aur Kuning menggunakan pendekatan sosiologis, dengan memanfaatkan teori Fungsionalisme Struktural Robert K. Merton untuk memahami fungsi dan disfungsi sosial terminal. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengelola terminal, petugas loket, pengguna terminal, dan masyarakat sekitar yang terdampak aktivitas terminal. Temuan penelitian menunjukkan kurangnya pengawasan, infrastruktur yang tidak memadai, serta konflik kepentingan ekonomi yang berdampak pada penurunan kualitas layanan. Rekomendasi penelitian mencakup peningkatan pengawasan, perbaikan fasilitas, serta perancangan ulang zona aktivitas terminal untuk meningkatkan kenyamanan serta efisiensi operasional.</p> Sabar Aulia Rahman Lia Amelia Delmira Syafrini Bunga Dinda Permata Copyright (c) 2025 Sabar Aulia Rahman et al. https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2025-03-25 2025-03-25 8 1 85 95 10.24036/perspektif.v8i1.1012 Pengendalian Sosial dalam Mencegah Tawuran: Studi Komparasi di SMAN 5 Padang dan SMKN 1 Padang https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/1076 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus tawuran di Kota Padang, dalam 1 tahun terakhir terdapat 15 kasus, pelaku dalam kasus tawuran di Kota Padang ini adalah remaja dan dewasa. Tujuan peneliti melakukan penelitian adalah untuk mengetahui pengendalian sosial di sekolah dalam mencegah perilaku tawuran di SMAN 5 Padang dan SMKN 1 Padang yang dianalisis dengan teori Kontrol Sosial dari C. Wright Mills. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi komparasi (perbandingan). Teknik pemilihan informan menggunakan <em>purposive sampling</em> dengan jumlah informan 16 orang informan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumen. Untuk memeriksa keabsahan data peneliti menggunakan teknik triangulasi data. Tawuran pelajar merupakan permasalahan sosial yang terus meningkat dan berdampak pada keamanan lingkungan sekitar maupun sekolah. Studi ini membahas peran pengendalian sosial dalam mencegah perilaku tawuran dengan membandingkan dua sekolah di Kota Padang yaitu SMAN 5 Padang dan SMKN 1 Padang. Hal ini berkaitan dengan teori Kontrol Sosial pada bagian ketiga buku <em>Character</em> <em>and Social Structure itu Gerth and Mills</em> mengkaji “mekanisme umum di mana orang dan lembaga-lembaga dikaitkan”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian sosial melalui disiplin ketat, keterlibatan guru, dan dukungan orang tua berperan penting dalam menekankan angka tawuran siswa. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang lebih banyak menyoroti faktor individu dan upaya penanggulangan tawuran siswa, penelitian ini lebih spesifik dalam membandingkan efektivitas pengendalian sosial di dua sekolah yang memiliki karakteristik berbeda, yang dimana secara pembelajaran siswa SMA dan SMK sudah berbeda.</p> Wiqey Meisyitha Putri Erianjoni Erianjoni Copyright (c) 2025 Wiqey Mesyitha Putri et al. https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2025-03-25 2025-03-25 8 1 96 107 10.24036/perspektif.v8i1.1076 Budaya Organisasi dan Keterhubungan Sosial dalam Proses Rekrutmen Calon Anggota Polisi https://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/1120 <p>Institusi kepolisian merupakan salah satu lembaga pemerintah yang dituntut dalam kerangka <em>good governance</em>, sehingga salah satu yang disoroti adalah rekrutmen yang menjadi pintu masuk dalam institusi ini. Artikel ini bertujuan mengkaji proses rekrutmen calon anggota polisi di Sulawesi Selatan dengan berfokus pada pengaruh budaya organisasi, lokalitas dan keterhubungan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui pengumpulan data observasi di lingkungan Polda Sulawesi Selatan dan wawancara dengan beberapa orang panitia pelaksana rekrutmen, calon anggota yang akan direkrut serta masyarakat. Temuan menunjukkan bahwa budaya organisasi Polri yang formal dan hierarkis menegaskan loyalitas dan hubungan personal dikategorikan budaya tertutup, mengakibatkan praktik tradisionalisme dalam proses seleksi. Disisi lain ada upaya modernisasi yang menunjukkan terbentuknya budaya terbuka. Adanya keterhubungan sosial pada rekrutmen, di mana calon anggota yang memiliki jaringan sosial cenderung lebih diuntungkan dalam rekrutmen. Meskipun terdapat upaya untuk menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH), tantangan dari budaya lokal yang mengakar masih menjadi hambatan. Penelitian ini menekankan perlunya reformasi dalam proses rekrutmen untuk menciptakan sistem yang lebih adil dan meritokratik. Keberlanjutan studi lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kerangka perubahan sosial yang mampu mempengaruhi praktik rekrutmen di Polri.</p> Nurhidayah Nurhidayah Pawennari Hijjang Andi Muhammad Yusuf Copyright (c) 2025 Nurhidayah et al https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2025-03-26 2025-03-26 8 1 108 122 10.24036/perspektif.v8i1.1120