Rasionalitas Keberadaan Angkot sebagai Transportasi Konvensional di Era Digital dalam Masyarakat Kota Padang (Studi Kasus: Angkot Rute Balai Baru-Lapai-Pasar Raya)

  • Aysah Nur Fitri Universitas Negeri Padang
  • Eka Vidya Putra Universitas Negeri Padang

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keberadaan angkot di era digital yang tetap bertahan menjadi pilihan transportasi bagi masyarakat meskipun banyak bermunculan alternatif transportasi baru. Tujuan penelitian untuk mengetahui rasionalitas keberadaan angkot sebagai transportasi konvensional di era digital dalam masyarakat Kota Padang. Teori yang digunakan adalah teori tindakan sosial (Max Weber). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu mempertahankan keberadaan angkot di era digital sebagai modal sosial dan modal ekonomi. Tindakan rasional yang dipilih individu untuk mempertahankan keberadaan angkot di era digital adalah rasionalitas instrumental untuk memperoleh keuntungan sebagai modal ekonomi, rasionalitas berorientasi nilai sebagai modal sosial, rasionalitas tradisional berdasarkan kebiasaan sebagai modal sosial dan modal ekonomi serta rasionalitas afektif dengan adanya rasa khawatir dan kekecewaan sebagai modal sosial. Sehingga keberadaan angkot sampai sekarang masih bisa ditemukan dan bertahan di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keberadaan angkot di era digital yang tetap bertahan menjadi pilihan transportasi bagi masyarakat meskipun banyak bermunculan alternatif transportasi baru. Tujuan penelitian untuk mengetahui rasionalitas keberadaan angkot sebagai transportasi konvensional di era digital dalam masyarakat Kota Padang. Teori yang digunakan adalah teori tindakan sosial (Max Weber). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu mempertahankan keberadaan angkot di era digital sebagai modal sosial dan modal ekonomi. Tindakan rasional yang dipilih individu untuk mempertahankan keberadaan angkot di era digital adalah rasionalitas instrumental untuk memperoleh keuntungan sebagai modal ekonomi, rasionalitas berorientasi nilai sebagai modal sosial, rasionalitas tradisional berdasarkan kebiasaan sebagai modal sosial dan modal ekonomi serta rasionalitas afektif dengan adanya rasa khawatir dan kekecewaan sebagai modal sosial. Sehingga keberadaan angkot sampai sekarang masih bisa ditemukan dan bertahan di era digital.

Published
Jan 21, 2020
How to Cite
FITRI, Aysah Nur; VIDYA PUTRA, Eka. Rasionalitas Keberadaan Angkot sebagai Transportasi Konvensional di Era Digital dalam Masyarakat Kota Padang (Studi Kasus: Angkot Rute Balai Baru-Lapai-Pasar Raya). Jurnal Perspektif, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 78-87, jan. 2020. ISSN 2622-1748. Available at: <http://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/195>. Date accessed: 31 mar. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.24036/perspektif.v3i1.195.