Pemaknaan Anak Petani Terhadap Pendidikan Formal di Jorong Kaludan Nagari Sungai Talang Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota

  • Eka Putri Universitas Negeri Padang
  • Desy Mardhiah Universitas Negeri Padang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan anak petani terhadap pendidikan formal di Jorong Kaludan Nagari Sungai Talang Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus intrinsik kualitatif. Subjek penelitian adalah anak putus sekolah dan orang tua anak putus sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data dan kesimpulan dari Miles dan Huberman. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Anak yang putus sekolah memandang pendidikan formal itu sebagai sesuiat tidak perlu bagi masa depan mereka karena anak melihat banyak orang yang bersekolah tapi akhirnya bekerja ke sawah juga. 2)  Pendidikan formal tidak merubah pemikiran anak karena kurangnya perhatian orang tua, sudah bosan, malas, pengaruh teman didalam pendidikan, kerja bisa dicari tidak perlu dengan pendidikan, 3) Pentingnya pendidkan formal anak bagi orang tua yaitu orang tua selalu bekerja ke sawah untuk mencari uang sebagai biaya pendidikan anaknya Jjika anak melakukan kesalahan maka orang tua tentunya menasehati anak dan memberikan motivasi supaya anak bisa giat lagi dalam belajar untuk masa depan yang baik dari mereka.

Downloads

Download data is not yet available.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan anak petani terhadap pendidikan formal di Jorong Kaludan Nagari Sungai Talang Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus intrinsik kualitatif. Subjek penelitian adalah anak putus sekolah dan orang tua anak putus sekolah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data dan kesimpulan dari Miles dan Huberman. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Anak yang putus sekolah memandang pendidikan formal itu sebagai sesuiat tidak perlu bagi masa depan mereka karena anak melihat banyak orang yang bersekolah tapi akhirnya bekerja ke sawah juga. 2)  Pendidikan formal tidak merubah pemikiran anak karena kurangnya perhatian orang tua, sudah bosan, malas, pengaruh teman didalam pendidikan, kerja bisa dicari tidak perlu dengan pendidikan, 3) Pentingnya pendidkan formal anak bagi orang tua yaitu orang tua selalu bekerja ke sawah untuk mencari uang sebagai biaya pendidikan anaknya Jjika anak melakukan kesalahan maka orang tua tentunya menasehati anak dan memberikan motivasi supaya anak bisa giat lagi dalam belajar untuk masa depan yang baik dari mereka.

Published
Aug 19, 2020
How to Cite
PUTRI, Eka; MARDHIAH, Desy. Pemaknaan Anak Petani Terhadap Pendidikan Formal di Jorong Kaludan Nagari Sungai Talang Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh Kota. Jurnal Perspektif, [S.l.], v. 3, n. 3, p. 521-527, aug. 2020. ISSN 2622-1748. Available at: <http://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/275>. Date accessed: 22 oct. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.24036/perspektif.v3i3.275.