Motif Orang Tua Memasukkan Anak Perempuan Ikut Serta Dalam Bela Diri Pencak Silat Silaturahmi di Kalumbuk Kecamatan Kuranji

  • Atika Firma Dwi Putri Universitas Negeri Padang
  • Desy Mardhiah Universitas Negeri Padang
Keywords: Motif, Orang Tua, Perempuan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang motif orang tua memasukkan anak perempuan ikut serta dalam bela diri pencak silat Silaturahmi di Kalumbuk Kecamatan Kuranji. Selain bela diri termasuk jenis olahraga combattive sport, artinya pertarungan yang melibatkan kontak seluruh fisik. Begitu banyak atlet pencak silat perempuan yang telah menunjukkan keberhasilannya dalam meraih penghargaan baik berupa medali emas, perak, maupun perunggu. Selain kekuatan fisik yang berat bagi perempuan juga menjadi sarana dalam menjaga kebugaran tubuh, juga untuk mengembangkan ketangkasan dan prestasi olahraga. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apa motif orang tua memasukkan anak perempuan ikut serta dalam bela diri pencak silat Silaturahmi di Kalumbuk Kecamatan Kuranji.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fenomenologi dari Alfred Schutz. Schutz memusatkan perhatiannya terhadap satu bentuk dari subjektivitas, konsep ini menunjuk kepada pemisahan keadaan subjektivitas atau secara sederhana menunjukkan kepada dimensi dari kesadaran umum ke kesadaran khusus kelompok sosial yang sedang saling berintegrasi. Informan diambil secara purposive sampling. Informan dalam penelitian ini (1) orang tua murid, (2) wali murid yang sering antar jemput. Adapun jumlah informan sebanyak 15 orang. yang terdiri dari 2 orang pelatih silat, 13 orang adalah orang tua atau wali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada motif orang tua memasukkan anak perempuan ikut serta dalam bela diri pencak silat Silaturahmi di Kalumbuk Kecamatan Kuranji, adanya (1) Motif internal, (2) Motif eksternal.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-12-24