Adaptasi Sosial Mantan Narapidana dalam Perspektif Teori Aksi (Studi Kasus Mantan Narapidanana di Tengah Masyarakat Kecamatan Koto Baru Sungai Penuh Jambi)

  • Trizki Amelia UNP
  • Junaidi Junaidi UNP

Abstract

          Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya mantan narapidana yang hidup berdampingan dengan masyarakat di Wilayah Kecamatan Koto Baru, Sungai Penuh, Jambi. Dalam kasus adaptasi sosial mantan narapina dalam masyarakat khiusnya di Wilayah Kecamatan Koto Baru, Sungai Penuh, Jambi. Terungkap dalam beradaptasi dengan masyarakat setempat mantan narapina memilih tindakan yang dapat diterima oleh lingkungan mayasrakat untuk mencapai tujuannya yaitu kembali di tengah masyarakat. Penelitian ini dianalisis dengan tindakan sosial yang dikemukakan oleh Max Weber dan Tallcot Parsons. Teknik pemilihan informan dengan mengunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian di lapangan peneliti menemukan banyaknya mantan narapina di tengah masyarakat dalam beradaptasi melakukan tindakan sosial yang lebih aktif pada kegiatan masyarakat yaitu: (a) Gotong royong (b) menghadiri kenduri (c) mengikuti organisasi (d) pemenuhan kebutuhan hidup (5) mengikuti pengajian yang di adakan dalam masyarakat. Disamping itu masyarakat Wilayah Kecamatan Koto Baru menyoroti dari sudut pandang yang positif dari tingkah laku dan aktifitas sehari-hari dari mantan narapidana, masyarakat merangkul mantan narapina dalam berbagai kegiatan masyarakat yang ada untuk mengurangi rasa minder  yang di alami oleh mantan narapidana.

Downloads

Download data is not yet available.

Abstract

          Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya mantan narapidana yang hidup berdampingan dengan masyarakat di Wilayah Kecamatan Koto Baru, Sungai Penuh, Jambi. Dalam kasus adaptasi sosial mantan narapina dalam masyarakat khiusnya di Wilayah Kecamatan Koto Baru, Sungai Penuh, Jambi. Terungkap dalam beradaptasi dengan masyarakat setempat mantan narapina memilih tindakan yang dapat diterima oleh lingkungan mayasrakat untuk mencapai tujuannya yaitu kembali di tengah masyarakat. Penelitian ini dianalisis dengan tindakan sosial yang dikemukakan oleh Max Weber dan Tallcot Parsons. Teknik pemilihan informan dengan mengunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian di lapangan peneliti menemukan banyaknya mantan narapina di tengah masyarakat dalam beradaptasi melakukan tindakan sosial yang lebih aktif pada kegiatan masyarakat yaitu: (a) Gotong royong (b) menghadiri kenduri (c) mengikuti organisasi (d) pemenuhan kebutuhan hidup (5) mengikuti pengajian yang di adakan dalam masyarakat. Disamping itu masyarakat Wilayah Kecamatan Koto Baru menyoroti dari sudut pandang yang positif dari tingkah laku dan aktifitas sehari-hari dari mantan narapidana, masyarakat merangkul mantan narapina dalam berbagai kegiatan masyarakat yang ada untuk mengurangi rasa minder  yang di alami oleh mantan narapidana.

Published
Sep 4, 2019
How to Cite
AMELIA, Trizki; JUNAIDI, Junaidi. Adaptasi Sosial Mantan Narapidana dalam Perspektif Teori Aksi (Studi Kasus Mantan Narapidanana di Tengah Masyarakat Kecamatan Koto Baru Sungai Penuh Jambi). Jurnal Perspektif, [S.l.], v. 2, n. 3, p. 345-355, sep. 2019. ISSN 2622-1748. Available at: <http://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/127>. Date accessed: 24 jan. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.24036/perspektif.v2i3.127.