Revitalisasi Pasar Tradisional dan Dampaknya Terhadap Pendapatan Pedagang di Kota Padang Panjang

  • Oktriyandi Alhudha Universitas Negeri Padang
  • Karjuni Dt. Maani Universitas Negeri Padang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana revitalisasi pasar tradisional Kota Padang Panjang dan dampaknya terhadap pendapatan pedagang di Kota Padang Panjang, Pasar merupakan tempat bertemunya pedagang dan pembeli untuk melakukan suatu transaksi jual beli barang dan jasa. Saat pasar mengalami penurunan kualitas dari segi fisik dan kekurangan daya tampung bagi pedagang maupun pembeli juga mengalami kecelakaan seperti kebakaran, disitu sudah diibaratkan pasar harus mengalami revitalisasi. Revitalsasi pasar tradisional Kota Padang Panjang sudah terjadi sejak tahun 2013 hingga tahun 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskritif. Informan penelitian ditentukan dengan carapurposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Revitalisasi Pasar Tradisional di Kota Padang Panjang belum optimal dikarenakan relokasi pedagang masih belum tepat sehingga masyarakat tidak menjelajah pasar dan menyebabkan lantai dua, tiga pasar sedikit dikunjungi oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan tujuan dari revitalisasi pasar belum tercapai, sehingga dampak yang ditmbulkan terhadap pedagang belum signifikan dapat dilihat dari pendapatan pedagang masih banyak mengalami penurunan pendapat.

Downloads

Download data is not yet available.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana revitalisasi pasar tradisional Kota Padang Panjang dan dampaknya terhadap pendapatan pedagang di Kota Padang Panjang, Pasar merupakan tempat bertemunya pedagang dan pembeli untuk melakukan suatu transaksi jual beli barang dan jasa. Saat pasar mengalami penurunan kualitas dari segi fisik dan kekurangan daya tampung bagi pedagang maupun pembeli juga mengalami kecelakaan seperti kebakaran, disitu sudah diibaratkan pasar harus mengalami revitalisasi. Revitalsasi pasar tradisional Kota Padang Panjang sudah terjadi sejak tahun 2013 hingga tahun 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskritif. Informan penelitian ditentukan dengan carapurposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Revitalisasi Pasar Tradisional di Kota Padang Panjang belum optimal dikarenakan relokasi pedagang masih belum tepat sehingga masyarakat tidak menjelajah pasar dan menyebabkan lantai dua, tiga pasar sedikit dikunjungi oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan tujuan dari revitalisasi pasar belum tercapai, sehingga dampak yang ditmbulkan terhadap pedagang belum signifikan dapat dilihat dari pendapatan pedagang masih banyak mengalami penurunan pendapat.

Published
Nov 4, 2020
How to Cite
ALHUDHA, Oktriyandi; DT. MAANI, Karjuni. Revitalisasi Pasar Tradisional dan Dampaknya Terhadap Pendapatan Pedagang di Kota Padang Panjang. Jurnal Perspektif, [S.l.], v. 3, n. 4, p. 666-676, nov. 2020. ISSN 2622-1748. Available at: <http://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/366>. Date accessed: 22 jan. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.24036/perspektif.v3i4.366.