Perbedaan Makna Cantik Bagi Perempuan Minangkabau: Generasi Boomer dan Generasi Z di Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.24036/perspektif.v8i4.1046Keywords:
Kota Padang, Makna, Kecantikan, Perempuan MinangkabauAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan dalam memaknai kecantikan bagi perempuan Minangkabau generasi boomer dan generasi Z dampak dari perubahan sosial budaya dalam masyarakat. Penelitian ini penting dikaji untuk melihat bagaimana generasi boomer dan generasi Z memaknai konsep kecantikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan makna cantik bagi perempuan Minangkabau dan faktor yang membentuk pemaknaan cantik di Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan ditentukan dengan teknik Purposive Sampling yang ditujukan kepada perempuan dan laki-laki Minangkabau generasi boomer dan generasi Z dengan jumlah 31 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi, wawancara dan studi dokumentasi dengan analisis data model Miles dan Huberman. Penelitian dilakukan dari Bulan Maret hingga bulan Mei 2024. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan konsep kecantikan bagi perempuan Minangkabau generasi boomer dan generasi Z terletak pada dimensi nilai. Kecantikan bagi generasi boomer adalah nilai moral yang terikat dengan adat dan agama, sedangkan bagi generasi Z kecantikan merupakan nilai personal yang dinegosiasikan antara adat dan pengaruh global. Faktor yang membentuk perbedaan makna cantik yaitu media sosial, budaya populer, tuntutan sosial dan beauty privilage.
Downloads
References
Alfianistiawati, R., Bararah, H., Rara Renaningtyas, L., & Dewantara Aji, D. (2021). Konstruksi Media Massa Dalam Pembentukan Stigma Masyarakat Mengenai Covid-19. Jurnal Acta Diurna, 17 (2), 73–83.
Amalaa, A., & Nawawi, A. (2022). Beauty Privilege Dalam Film “IMPERFECT.” Syams: Jurnal Studi Keislaman, 3(June), 103–116.
Amelia, L., Fahmi, K., & Tamrin, S. (2022). Konstruksi Makna Cantik bagi Remaja Perempuan Pengguna Pemutih Kulit Ilegal. Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 1(3), 139–150. https://doi.org/10.26858/sosialisasi.v1i3.38834
Anggraeni, G. A. K., & Sukadana, I. W. (2022). Pengaruh Pop Culture Terhadap Permintaan Produk Kosmetika Korea Selatan di Kota Denpasar. E-Jurnal EKonomi Pembangunan Universitas Udayana, 10, 4621–4647.
Aprilita, D., & Listyani, R. H. (2016). Representasi Kecantikan Perempuan dalam Media Sosial Instagram ( Analisis Semiotika Roland Barthes pada Akun @ mostbeautyindo , @ Bidadarisurga , dan @ papuan _ girl ) Dini Aprilita Program Studi S1 Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Neg. Paradigma, 04(03), 1–13.
Ardhiarisa, N. (2021). Representasi Kecantikan Perempuan dan Isu Beauty Privilege Dalam Film (Analisis Semiotika Roland Barthes tentang Film Imperfect Karya Ernest Prakasa). Jurnal Komunikasi Massa.
Arifin, I. (2024). Konstruksi Makna Tradisi Telingaan Aruu Suku Dayak Kalimantan Timur. Jurnal Eduaksi Dan Ilmu Sosial, 01(01), 11–15.
Artis, A. & Bayu, M. (2025). Perbedaan Gaya Komuniaksi Antar Generasi: Tinjauan Teoritis Tentang Interaksi Gen Z dan Baby Boomers Dalam Konteks Sosial dan Profesional. Governance: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal Dan Pembangunan, 11, 165–174.
Astuti, F. (2013). Esensi Nilai-Nilai Sumbang Duo Baleh Dalam Tari Perempuan Minangkabau. Garak Jo Garik: Jurnal Pengkajian Dan Penciptaan Seni, 53(9), 82–102.
Elsera, M., Saputri, E. F. I., Wahyuni, S., & Nurhaliza, S. (2022). Kecantikan Perempuan Ernis Cina di Kota Tanjung Pinang. Sosial Budaya, 19(1). https://doi.org/10.24014/sb.v19i1.16194
Ernatip, & Devi, S. (2014). Kedudukan dan Peran Bundo Kanduang (E. Krisna (ed.)). Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang.
Ernawita. (2025, September). Tradisi Kecantikan “Kerik Gigi” Khas Suku Mentawai. Radio Republik Indonesia. https://rri.co.id/index.php/lain-lain/1409775/tradisi-kecantikan-kerik-gigi-khas-suku-mentawai
Fachruddin, C. F. S., & Suka, I. C. B. G. (2023). Pengaruh Penggunaan Tiktok Terhadap Kesadaran Body Positivity Pada Followers Perempuan (Studi Kasus: Tiktok Clarissa Putri). Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1), 8–14.
Firdaus, Y. E. (2017). Nilai-nilai Filosofis ABS-SBK di Minangkabau. Majalah Ilmu Pengetahuan Dan Pemikiran Keagamaan Tajdid, 20, 62–72.
Ghony, M. J., & Almanshur, F. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif (R.T.Sari (ed.); III). AR-RUZZ MEDIA.
Imelda, D. (2016). Revitalisasi Baju Kuruang Basiba Minangkabau. Jurnal Ekspresi Seni, 18(November), 194–205.
Indarto, A. S. (2015). Studi fenomenologi pengetahuan dan merawat kecantikan secara tradisional pada wanita karir. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, 4, 52–58.
Izzati, J. F. (2019). Reinvensi Pesona Visual dari Kecantikan Wanita Nusantara. Seminar Nasional Seni Dan Desain, September, 205–212.
Jahidin, S., & Ahmad, M. R. S. (2019). Konstruksi Makna Cantik Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar. Jurnal Sosialisasi Pendidikan Sosiologi-FIS UNM, 3(2), 108–113. http://ojs.unm.ac.id/sosialisasi/article/view/2376
Junaidy, A., Sapardi, G., Ramadhana, K. P., Setyo, M. A., Zola, R., Partiwi, W., & Akmal, Y. (2024). Kota Padang Dalam Angka 2024. In A. Junaidy, G. Sapardi, K. P. Ramadhana, M. A. Setyo, R. Zola, W. Partiwi, & Y. Akmal (Eds.), Badan Pusat Statistik Kota Padang (Vol. 45). Badan Pusat Statistik Kota Padang. https://doi.org/1102001.1371
Kartikasari, D. D. (2016). Trend Perawatan Kecantikan Perempuan (Studi Fenomenologi Pemaknaan Kecantikan Pada Konsumen Perempuan di Klinik Kecantikan Natsha Skin Care Kota Madiun). 1–23.
Komichi, R. S., Chimbindi, F., & Dandira, T. (2022). Analysis of the ideal body features for Zimbabwean women for the achievement of the better fitment of fashion products. The Chitroleka Journal on Art and Design, 6(1), 1–17.
Lancia, F., Liliyana, & Azis, A. (2023). K-Beauty dan Standar Kecantikan di Indonesia (Analisis Wacana Sara Mills pada Kanal YouTube Priscilla Lee). Jurnal Multidisiplin West Science, 2(1), 56–68. https:// doi.org /10.58812/jmws.v2i1.175
Layla, S. N. (2025). Sociolla Gencar Ekspansi di 2025, Kini Hadir di Padang! https://swa.co.id /read/ 460240 /sociolla- gencar-ekspansi-di-2025-kini-hadir-di-padang
Liputan6. (2009). Belasan Jenis Kosmetik Ilegal Ditemukan di Padang. https://www.liputan6. com/news/read / 233615/belasan-jenis-kosmetik-ilegal-ditemukan-di-padang
Maliki, Z. (2012). Rekonstruksi Teori Sosial Modern. Gadjah Mada University Press.
Naha, R. (2021). Disonansi Makna Cantik Remaja di Kota Waingapu. Jurnal Nomosleca, 7(1), 15–28. https://doi.org/10.26905/nomosleca.v7i1.5485
Nofriadi, Martion, & Harisman. (2017). Analisis Estetika Mamangan Adat: Refleksi Kecantikan Perempuan Dan Figur Bundo Kanduang Minangkabau. Bercadik: Jurnal Pengkajian Dan Penciptaan Seni, 173–189.
Nurhadi, Z. F., Salamah, U., & Yuniar, A. A. (2020). Motif Penggunaan Youtube Sebagai Media Informasi Kecantikan Generasi Millenial. Commed : Jurnal Komunikasi Dan Media, 4(2), 170–190. https://doi.org/10.33884/commed.v4i2.1585
Peter, L. (2001). Pemahaman Teoritik Teori Konstruksi Sosial. 1–25.
Polri, H. (2022). Polda Sumbar Berhasil Ungkap Praktik Klinik Kecantikan Ilegal di Padang. Tribata News. https://tribratanews.polri.go.id/blog/hukum-4/polda-sumbar-berhasil-ungkap-praktik-klinik-kecantikan-ilegal-di-padang-17627
Pratiwi, O., & Luthfianiza. (2020). Dari Kuning Langsat Menjadi Putih : Representasi Identitas Kulit Perempuan Ideal Indonesia dalam Iklan Citra. Audiens, 1(2).
Prianti, D. (2013). Indonesian female beauty concept : Does it take into account the traditional values ? The Asian Conference on Media and Mass Communication 2013, 1–13. http://papers.iafor.org/wp-content/uploads/papers/mediasia2013/MediAsia2013_0133.pdf
Putra, R. O. (2018). Pengembangan Program Pembinaan Etika Pergaulan Anak dan Remaja Menurut Perspektif Adat Minangkabau di Masyarakat Jorong Ranah Kabupaten Dharmasraya. Institut Agama Islam Negeri (IAIN).
Rahma, F. (2022). “Lapar Mata”: Mahasiswi, Kecantikan, dan Perilaku Konsumtif. EMIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Sosial, 5, 1–22. https://radarsolo.jawapos.com/entertainment/lifestyle/ 23/07/2021/ini-cara-menentang-standar-
Rahmawati, Akmal, A., & Awerman. (2018). Limpapeh Pada Baju Kuruang Basiba. Jurnal Seni Desain Dan Budaya, 3(3), 88–93.
Rasyid, S. A., Cinu, S., Wijaya, N., Sinala, A., Uja, S. K., & Riskan, A. (2024). Konstruksi Media Sosial Dalam Pembentukan Perilaku Konsumen Kecantikan (Studi Pada Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Tadulak ). INNOVATIVE: Journal oF Social Science Research, 4, 8887–8901.
Romdani, L. (2021). Teori Konstruksi Sosial : Sebuah Teori Bagaimana Warga Negara memaknai Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di Masa Pandemic. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 10(2), 116–123.
Ronsi, G. (2011). Citra Perempuan Dalam Peribahasa Minangkabau. Jurnal Elektronik WACANA ETNIK, 2(1), 39. https://doi.org/10.25077/we.v2.i1.18
Rukmawati, D. R. dan D. I. (2015). Konstruksi Kecantikan Di Kalangan Wanita Karier (Di Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan). DIMENSI-Journal of Sociology, 1–16. https://eco-entrepreneur. trunojoyo.ac.id/dimensi/article/viewFile/3722/2724
Saguni, S. S., & Baharman. (2016). Narasi Tentang Mitos Kecantikan Dan Tubuh Perempuan Dalam Sastra Indonesia Mutakhir: Studi Atas Karya-Karya Cerpenis Indonesia. Jurnal Retorika, 2, 90–163.
Santoso, E. M. (2018). Pesona Budaya Kren di Thailand. Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo.
Sastra, Y. (2022). Balai Besar POM Padang Sita 1.544 Kosmetik Ilegal. KOMPAS. https:// www.kompas.id /baca/nusantara/2022/08/05/balai-besar-pom-padang-sita-1544-kosmetik-ilegal
Situmorang, T. F. F., Wahyuni, S., & Elsera, M. (2019). Pengeseran makna kecantikan dalam budaya melayu. 3(1), 17–30.
Sofiani, N., Fitrisia, A., & Ofianto. (2022). Filsafat Ilmu Terhadap Sumbang 12 (DUO BALEH) Terkhusus Pada Sumbang Kato, Sumbang Pakai, Sumbang Bagaua Dalam Kehidupan Generasi Milenial Di Minangkabau. 4(2), 2543–2549.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Manajemen. ALFABETA.
Suryani, I., Yulnetri, Y., Amrina, A., & Nengsih, I. (2022). Menelusuri Peran Dan Fungsi Bundo Kanduang Saat Ini Sebagai Bagian Lembaga Adat Dan Kaitannya Dalam Menyelesaikan Kasus Kdrt Di Sumatera Barat. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan), 6(2), 2538–2549. https://doi.org/ 10.58258/jisip.v6i2.3178
Sya, M. F., Zuriyati, & Attas, S. G. (2021). Konsep Pola Hidup Masyarakat Dalam Petatah Petitih Minangkabau Dengan Indigenius. Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pembellajarannya, 11(1), 1–12.
Syafitri, I., Elvawati, & Saputra, H. (2023). Strategi Pengrajin Batik Tanah Liek Melalui Home Industri Dalam Meningkatkan Ekonomi. PUTERI HIJAU: Jurnal Pendidikan Sejarah, 8(2), 272–281. https:// doi.org / 10.24114/ph.v8i2.49056
Wahyudi, W. A. (2018). Perempuan Minangkabau dari Konsepsi Ideal-Tradisional, Modernisasi, sampai Kehilangan Identitas. Jejak Pena.
Wahyuningsih, T. (2010). Konstruksi Kecantikan Bagi Laki- Laki (Studi konstruktivisme tentang pentingnya penampilan dan makna cantik bagi mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta). Universita Sebelas Maret.
Wahyuwidowati, N. S., Nugroho, W. B., & Kebayantini, N. L. N. (2019). Makna Penggunaan Make Up sebagai Identitas Cantik (Studi pada Mahasiswa FISIP Universitas Udayana). Jurnal Ilmiah Sosiologi (SOROT), 1(2), 1–7.
Wiasti, N. M. (2012). Redefinisi Kecantikan Dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Perempuan Bali Di Kota Denpasar. Jurnal Piramida, 6(2), 1–22.
Wolf, N. (2004). The Beauty Myth; How Images of Beauty are Used Against Women (A. Swastika (trans.); pertama). Niagara.
Yusuf, A. M. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Gabungan (pertama). Jakarta: Prenadamedia Group.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









