Relasi Sosial dalam Usaha Makanan Tradisional: Studi Kasus Pedagang Makanan Bika di Kayu Tanam
DOI:
https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i2.1181Keywords:
Ekonomi Lokal, Pedagang Bika, Relasi Sosial, Usaha Makanan TradisionalAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah pedagang bika di Kayu Tanam dalam beberapa tahun terakhir, dengan puncaknya pada tahun 2024 yang mencapai 55 pedagang yang tersebar di sepanjang jalan lintas Kayu Tanam. Fenomena ini menarik untuk diteliti karena mengungkap bagaimana relasi sosial menjadi kunci keberlangsungan usaha bika di tengah meningkatnya jumlah pedagang bika. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk relasi sosial dalam usaha makanan tradisional pedagang makanan bika di Nagari Kayu Tanam. Permasalahan dalam penelitian ini akan dianalisis dengan teori Relasi Sosial George Simmel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive dengan kriteria yaitu pedagang bika yang telah aktif berjualan minimal dua tahun di Nagari Kayu Tanam, memiliki pengalaman langsung dalam menjalankan usaha baik dalam proses produksi maupun penjualan, terlibat dalam interaksi sosial dengan sesama pedagang, pemasok, dan pelanggan, serta bersedia memberikan informasi yang dibutuhkan secara terbuka, dengan jumlah informan 12 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Triangulasi data yang digunakan yaitu triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Data dianalisis dengan teknik analisis Matthew Miles dan Huberman yang dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ditemukan bentuk relasi sosial asosiatif dalam bentuk kerjasama, bentuk relasi sosial asosiatif yang terwujud dalam bentuk kerjasama berupa tolong menolong antar pedagang, relasi sosial dalam bentuk pertentangan antar pedagang bika, relasi sosial pedagang bika dengan penyedia bahan baku. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan relasi sosial berbasis kerja sama, kepercayaan, dan solidaritas antar pelaku usaha dapat menjadi strategi efektif dalam menjaga keberlangsungan usaha, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan persaingan yang sehat dalam usaha makanan tradisional bika di Kayu Tanam.
Downloads
References
Ahsan, M. R., Khurosani, B. I., Zevi, F. I., Setiadi, A. N. P., Rofiana, R., & Fitria, R. (2025). Ketahanan Pangan Lokal di Era Globalisasi: Tantangan Pelestarian Makanan Tradisional di Kalangan Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 9(6), 131–140.
Aisyah, S. (2023). Potensi Makanan Tradisional Kue Bika Tutung Sebagai Daya Tarik Wisata di Daerah Mandailing Natal. Jurnal Ilmiah Pariwisata Imelda (JIPSI), 1(02), 16–24.
Desvi, T. et al. (2024). Strategi Inovatif dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Melalui UMKM Kuliner pada Era Digital di Kabupaten Sampang. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 5(2), 5030-5036.
Dewanti, A. (2023). Analisa Kegiatan Ekonomi Masyarakat Baduy Luar Ditinjau dari Perspektif Interaksi Sosial Georg Simmel. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Diana, D. & Rini, H. S. (2022). Relasi Sosial Ekonomi Pedagang Dengan Mbatak Dalam Sistem Ekonomi Pedesaan. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 11(2), 304–313.
Enifika, D. R., Bahari, Y., & Salim, I. (2020). Relasi Sosial Asosiatif dalam Kelompok Tani Dewi Ratih Kecamatan Mempawah Hilir Kelurahan Terusan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 9, 1–7. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/41543
Fadhilah, H. N., & Indarti, T. (2025). Konfigurasi Interaksi Sosial dalam Novel Rasa Karya Tere Liye: Kajian Interaksi Sosial Georg Simmel. Bapala, 12(2), 22-32.
Gigih, L., et al. (2025). Modal Sosial Dan Pola Relasi Sosial Antara Pengrajin Dengan Pedagang: Studi Kasus Industri Kerajinan Anyaman Bambu di Desa Wisata Loyok. Prosiding SeNSosio (Seminar Nasional Prodi Sosiologi) (Vol. 6, No. 1, pp. 354-366).
Hidayat, A. K. (2024). Bugis Philosophy of Life in Religious Harmony: George Simmel’s Perspective. Historical: Journal of History and Social Sciences, 3(3), 181–191.
Johnson, D. P. (1994). Teori Sosiologi Klasik dan Modern I. Jakarta: Gramedia.
Kosella, K. K., Bahari, Y., & Ismiyani, N. (2022). Relasi sosial antara petani nanas dengan pedagang nanas di Desa Galang Kabupaten Mempawah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 11(5).
Lailatul, K. A. (2018). Relasi sosial antara kyai non politik dan kyai politik di komunitas religius pedesaan. Jurnal Sosiologi Universitas Airlangga, 2(1), 1–21.
Lesmana, H. S. J., SH, M. H., & Inas Sofia Latif, S. H. (2023). Pengantar Sosiologi: Interaksi Individu Dengan Individu, Individu Dengan Kelompok, Kelompok Dengan Kelompok. Berkah Aksara Cipta Karya.
Lovendo, T., Sari, N., & Ningsih, I. R. (2025). Teori Sosiologi Kontemporer: Bagian 1. CV. Ruang Tentor.
Maturbongs, F. (2025). Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke Dalam Mendukung Pertumbuhan Umkm (Studi Kasus Sektor Kuliner Lokal Dan Kerajinan Lokal). Musamus Journal of Economics Development, 7(2), 10–28.
Miles, M. & Huberman, M. (2014). Qualitative Data Analysis. SAGE Publications, Inc.
Mi, R., & Mariya, S. (2021). Potensi Usaha Kuliner Bika di Nagari Koto Baru Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Buana, 5(3), 572.
Nuha, M. U., & Luthfi, A. (2021). Relasi Sosial Masyarakat Maya dalam Aplikasi Gojek (Kajian Interaksionisme Simbolik). Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 10(1).
Nuraini, N., Majid, N., & Agusriandi, A. (2023). Relasi Sosial Ekonomi Antara Petani Dengan Tokeh Kelapa Di Kelurahan Pulau Kijang Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi, 2(2), 304–321. https://doi.org/10.55606/jurrie.v2i2.1813
Lestari, N. S., & Christina, C. (2018). Doclang, Makanan Tradisional Yang Mulai Tersisihkan. Jurnal Khatulistiwa Informatika, 9(2), 490047.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. (2023). Data usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kuliner khas daerah tahun 2022. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Pentanurbowo, S. (2025). Dinamika Pertumbuhan UMKM dan Perdagangan Informal dalam Memenuhi Kebutuhan Lokal Serta Lintas Batas: Kendala Akses Modal dan Pasar. Jebiman: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Managemen dan Akuntansi, 3(5), 350–359.
Rahmawati, D., & Hendrastomo, G. (2021). Relasi Sosial Akibat Pergeseran Makna Sinoman Social Relations Due To Shifting Meaning of Sinoman. Jurnal Pendidikan Sosiologi, 2(1), 23.
Risnaeni, S. J. (2023). Strategi Ekonomi Berbasis Relasi Sosial pada Suku Jawa: Studi Tujuh Pedagang Sari Laut di Kota Berau Kalimantan Timur. Jurnal Ekonomi dan Riset Pembangunan (JERP), 1(1).
Rozandi, S., Nabela, H., & Ramadan, R. (2026). Pelestarian Bika Simariana untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Koto Baru Kepada Generasi Mendatang. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 2(4), 1101–1111.
Safira, A. S., & Gunawan, G. (2022). Relasi Sosial Pengusaha Pembuatan Conthong di Desa Ngeluk, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan Semarang. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 11(2).
Siyoto, M. K., & Sodik, M. (2015). Dasar Metodologi Penelitian Kualitatuf (Dasar Metodologi Kualitatif). Literasi Media Publishing.
Setiawan, H., Rustiyarso, R., & Al Hidayah, R. (2022). Relasi Sosial Antar Sesama Pedagang Sayur di Pasar Tradisional Flamboyan Kota Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 11(3).
Setiawati, E., Khosmas, F. Y., & Atmaja, T. S. Analisis Relasi Sosial Antar Pedagang Pakaian di Pasar Sungai Ringin Kabupaten Sekadau. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 10(9).
Sugiyono, S. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Zulfa, Q., & Yuswadi, H. (2021). Jaringan Distribusi dan Relasi Pasar Petani Kubis di Dataran Tinggi Ijen. Jurnal Entitas Sosiologi, 10(1), 16-32..
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









