Resiliensi Sosial PKL dalam Menghadapi Ketidakpastian Regulasi Relokasi Pascarevitalisasi Lapangan Cindua Mato Kota Batusangkar
DOI:
https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i2.1454Keywords:
Pedagang Kaki Lima, Regulasi, Resiliensi, Relokasi, RevitalisasiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana PKL melakukan resiliensi terhadap ketidakpastian regulasi pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar terkait relokasi pascarevitalisasi Lapangan Cindua Mato Kota Batusangkar. Lapangan Cindua Mato di Kota Batusangkar, sempat mengalami revitalisasi dan menyebabkan para PKL yang berjualan di area Lapangan di relokasikan oleh pemerintah daerah. Namun tidak adanya regulasi yang jelas yang mengatur mengenai relokasi PKL ini sehingga para PKL harus mampu bertahan serta beradaptasi dengan situasi yang mereka hadapi. penelitian ini memiliki keunikan karena akan mengulas tentang resiliensi sosial yang dilakukan oleh PKL dalam menghadapi ketidakpastian regulasi mengenai relokasi yang mereka alami. Penelitian ini dilakukan di Lapangan Cindua Mato dengan menggunakan metode kualitatif melibatkan informan sebanyak 13 orang dengan pendekatan purposive melakukan wawancara kepada PKL yang direlokasikan oleh pemerintah, pengunjung lapangan yang, pemuda dan masyarakat setempat serta pihak pemerintah dari Dinas PARPORA Kabupaten Tanah Datar dan pihak pemerintah dari Dinas KUKMP Kabupaten Tanah Datar. Perspektif yang digunakan dalam penelitian ini adalah Struktural Fungsional Talcott Parsons, yang menyatakan bahwa semua elemen dalam sistem itu harus berfungsi agar PKL mampu bertahan dalam menghadapi segala situasi yang mereka alami. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa resiliensi sosial yang dilakukan oleh PKL dalam menghadapi ketidakpastian regulasi relokasi di Lapangan Cindua Mato Kota Batusangkar seperti memperkuat solidaritas komunitas pedagang, mengandalkan dukungan budaya dan tradisi lokal, meningkatnya pendapatan PKL dan memanfaatkan media sosial sebagai media promosi dagang. Implikasi penelitian ini mengusulkan agar para PKL mampu melakukan resiliensi sosial agar tetap bisa bertahan menghadapi segala bentuk tantangan yang akan mereka hadapi kedepannya.
Downloads
References
Agustian, R. (2018). Kerentanan Sosial-Ekonomi (Socio-Economic Vulnerability) Pedagang Kaki Lima Pasca Relokasi (Studi Kasus: Pedagang Kaki Lima Pasar Tanah Abang Blok G). UIN Syarif Hidayatullah.
Ahdiyana, N. R. I. I. M. (2023). Evaluasi Dampak Kebijakan Relokasi Pedagang Kaki Lima di Kawasan Malioboro Kota Yogyakarta. Journal of Public Policy and Administration Research, 1(2).
Amrulloh, A., Hamid, A., & Listyaningsih, L. (2017). Strategi Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Daerah Banten Lama Kota Serang. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Aliyah, A. H. (2022). Peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Welfare: Jurnal Ilmu Ekonomi, 3(1), 64–72. https://doi.org/10.37058/wlfr.v3i1.4719
Bakhri, S. (2021). Penataan Pedagang Kaki Lima: Resiliensi Usaha di Masa Pandemi. Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 6(2), 147. https://doi.org/10.24235/jm.v6i2.8878
Baladina, N. (2022). Resiliensi Pedagang Kaki Lima (PKL) Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Pada Pedagang Kaki Lima di Sekitar Pasar Kliwon Temanggung). Universitas Tidar.
Damayanti, S. Y. G. D. C. H. E. (2025). Strategi Bertahan Hidup Pedagang Kaki Lima Pasca Relokasi ke Pasar Mini Datah. JIPOSSTER: Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan, 1(2), 189–197.
Dinata, I. A., Syariah, J. E., Syariah, F., Ilmu, D. A. N., Islam, U., Sultan, N., & Kasim, S. (2021). Strategi pemerintah dalam penertiban pedagang kaki lima di kecamatan tampan kota pekanbaru menurut perspektif ekonomi syariah. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Denzin, N. K. (2005). Handbook of qualitative research. Sage.
Eptiana, R., & Amir, A. (2021). Pola Perilaku Sosial Masyarakat dalam Mempertahankan Budaya Lokal (Studi Kasus Pembuatan Rumah di Desa Minanga Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa). Education, Language, and Culture (EDULEC), 1(1), 20–27.
Febriyani, S. (2021). Resiliensi pedagang kaki lima di tengah pandemi (studi kasus pada pedagang kaki lima di sekitar. IAIN Purwokerto.
Foundation, W. (2025). Pedagang Makanan Kaki Lima. https://gajimu.com/tips-karir/indonesia-pekerjaan-dan-gaji/indonesia-penjual-makanan-di-jalanan#
Labungasa, badria arsad, cornelius paat, selvie tumengkol. (2023). Peran keluarga dalam meningkatkan prestasi belajar anak sekolah dasar di lingkungan perumahan mountain view residence kelurahan paniki bawah kota manado. Jurnal Ilmiah Society, 3(2), 1–8.
Mujio, M., Mansyur, U., Arif, I., Rahayu, R. A., & Yura, A. D. (2022). Analisis Ketahanan (Resilience) Pedagang Kaki Lima di Masa Pandemi Covid-19: Studi Kasus Jalan Sukasari, Kota Bogor, Jawa Barat. Journal of Regional and Rural Development Planning, 6(3), 312–324. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2022.6.3.312-324
Nursari, N. N. (2025). Buku Pengantar Sosiologi ( Teori Realitas dan transformasi sosial di abad 21). Widina.
Putra, R. D., & Budiarty, I. (2023). Analisis Pendapatan Pedagang Kaki Lima Makanan dan Minuman Sektor Informal di Kecamatan Tanjung Karang Timur Kota Bandar Lampung. Bullet: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(4), 849-856.
Rifda, L. (2020). Tantangan Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Banyumas. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Akuntansi (JEBA), 22(1), 95–102.
Rijali, A. (2019). Analisis Data Kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v17i33.2374
Ritzer, G. (2011). Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda. Jakarta: PT.Rajagrafindo Persada.
Salam, M. D. & Prathama, A. (2022). The Role Of Local Governments In The Development Of Umkm. Jurnal Kebijakan Publik, 13(2), 137–143. https://jkp.ejournal.unri.ac.idhttps//jkp.ejournal.unri.ac.id
Saputra, E. (2023). Puluhan pedagang Lapangan Cindua Mato Batusangkar mulai tempati lokasi baru. https://sumbar.antaranews.com/berita/552195/puluhan-pedagang-lapangan-cindua-mato
Sarah, N. (2022). Perubahan sosial buruh perempuan yang mengalami pemutusan hubungan kerja dimasa pandemi: perspektif talcott parsons. Jurnal Neo Societal, 4(4), 181–189.
Sarjono, J. J., Sikwan, A., Sosiologi, P. S., & Pontianak, U. T. (2014). Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Pontianak Timur. Jurnal Tesis PMIS-UNTAN-PPS, 1–14.
Setiawan, A., Sundaro, H., & Sudrajat, A. S. E. (2022). Kajian dampak kebijakan relokasi PKL bantaran Kali Es Sawah Besar Kota Semarang terhadap kondisi sosial dan ekonomi pedagang. Indonesian Journal of Spatial Planning, 3(2), 49-55.
Sudaryono, S. (2017). Metodologi Penelitian Kuantitatif,Kualitatif dan Mix Method (Edisi kedua). Depok: PT.Rajagrafindo Persada.
Sujatmiko, A. T. H. & E. (2012). Perkembangan dan Paradigma Utama Teori Sosiologi. Bandung: Pustaka Setia 12–25.
Susanto, D. & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61.
Syarifah, R. (2022). Modal Sosial Pedagang Kaki Lima (PKL) Studi Kasus pada Event Toboali City on Fire di Kepulauan Bangka Belitung. Indonesian Journal of Society Studies, 2(2), 17–30.
Usman, M. (2025). biografi dan pemikiran tokoh-tokoh sosiologi klasik. Nasmedia.
Wahono, H. T. T. (2024). Peran Sistem Informasi Manajemen dalam Meningkatkan. Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya, 30, 97–110.
Widodo, A. A. K. Y. H. (2024). Kemampuan Beradaptasi Sosial Mahasiswa Batak di Lingkungan Yogyakarta Universitas Sanata Dharma. Nian Tana Sikka: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(4), 39–48. https://doi.org/https://doi.org/10.59603/niantanasikka.v2i4.429
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









