Persistensi Hubungan Patron Klien Induk Semang dan Anak Bagan pada Nelayan di Air Bangis
DOI:
https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i1.1476Keywords:
Anak Bagan, Induk Semang, Nelayan, Patron KlienAbstract
Anak bagan yang bekerja sebagai pencari dan penangkap ikan yang juga merupakan sebagai penggerak perekonoian masyarakat Air Bangis. Hal ini berbanding kontras dengan kondisi perekonomian pribadi anak bagan yang cenderung berada dalam kondisi tidak mampu, namun selalu menjalin hubungan dengan patronnya yaitu induk semang dalam waktu yang lama dan secara turun temurun, oleh karena itu penting untuk mengetahui mengapa anak bagan masih selalu bertahan dalam pekerjaannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang menyebabkan hubungan patron klien selalu berlangsung antara induk semang dan anak bagan di Air Bangis, Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus dengan melibatkan 17 informan dengan teknik purposive dengan kriteria anak bagan, induk semang dan keluarga nelayan. Pengumpulan data dilakukan observasi non partisipatif, wawancara secara mendalam dan studi dokumen yang dianalisis dengan teknik analiss data Miles and Huberman. Informan pada penelitian ini adalah anak bagan, induk semang, dan keluarga anak bagan yang terlibat pada hubungan patron klien. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori patron klien yang dikemukakan oleh James C. Scott. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor ekonomi, faktor sosial, faktor sosial budaya, faktor pendidikan dan faktor psikologis yang menjadi penyebab eksisnya hubungan patron klien induk semang dan anak bagan di Air Bangis, Pasaman Barat. Implikasi penelitian ini yaitu hubungan anak bagan dan induk semang bertahan tidak hanya karena saling membutuhkan pekerjaan saja, akan tetapi terdapat bentuk sosial yang dijalin diantara keduanya.
Downloads
References
Arif, S. (2017). Etika Subsistensi pada Masyarakat Nelayan Pantai Ngobyok Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro, Pacitan. Universitas Brawijaya.
Bryan, J. A. (2023). Paradoks Hubungan Petani Padi dan Tengkulak di Desa Sepanjang Kecamatan Glenmore Kabupaten Banyuwangi. Huma: Jurnal Sosiologi, 2(2988–5795), 310–320. https://doi.org/https:/doi.org/10.20527/h-js.v2i4.78
Eko, F. (2022). Ini Pelabuhan Ikan Tersibuk di Sumbar, Produksinya Capai 700 Ton per Bulan. klikpositif.com.
Fairusy, M. A. (2018). Palawikdalam Pasungan Kemiskinan: Relasi Patron Klien dalam Industri Perikanan Kepulauan Banyak, Aceh Singkil. Aceh Anthropological Journal, 2(2), 92-113.
Firzan, M. (2017). Hubungan Patron-Klien Masyarakat Nelayan di Kampung Tanjung Limau Kelurahan Gunung Elai Kecamatan Bontang Utara Kota Bontang. EJournal Sosiatri-Sosiologi, 5(3), 29-43.
Handoko, D. K. D. (2022). Karakteristik Sosial Ekonomi Hubungan Patron Klien Pada Masyarakat Nelayan Purse Seine di Kelurahan Bontang. Jurnal Perikanan, 12(3), 408–417. https://doi.org/10.29303
Hasan, E. (2021). Lestarikan Kawasan Pesisir, DKP Sumbar Tanam Mangrove dan Cemara Laut. http://padek.jawapos.com.
Jihwindriyo, Y., Kanto, S., & Wisadirana, D. (2016). Peran Pemilik Modal (Pengamba’) Dalam Pemberdayaan Masyarakat Nelayan (Studi Kasus pada Masyarakat Nelayan Gardanan di Desa Kedungrejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi). Wacana Journal of Social and Humanity Studies, 19(3).
Kobesi, P., Kinseng, R. A., & Sunito, S. (2019). Kelas dan Potensi Konflik Nelayan di Kota Kupang (Studi Kasus Nelayan di Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur). Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 9(2), 157. https://doi.org/10.15578/jksekp.v9i2.7918
Kurnia, I. (2010). Pengaturan Perundang-undangan Nasional Terkait dengan Penetapan Indonesia Sebagai Negara Kepulauan. Jurnal Hukum PRIORIS, 2(4), 256-263.
Liandi, A. & Andryawan, A. (2022). Penerapan Hukum Terhadap Penangkapan Ikan pada Wilayah Laut Indonesia Guna Menjaga Keberlanjutan Perikanan. Prosiding Serina, 2(1), 229-238.
Martin, E., Suharjito, D., Darusman, D., Sunito, S., & Winarno, B. (2016). Etika subsistensi petani kopi: Memahami dinamika pengembangan agroforestri di dataran tinggi Sumatera Selatan. Sodality J. Sosiol. Pedesaan, 4, 92-102.
Miles, M. & Huberman, A. (1992). Analisis Data Kualitatif. Universitas Indonesia (UI- Press).
Merliya, M., & Ikhwan, I. (2019). Pola Interaksi Sosial Pedagang dengan Nelayan di Pasar Ikan Pantai Purus Padang Kecamatan Padang Barat. Jurnal Perspektif, 2(4), 399. https://doi.org/10.24036/perspektif.v2i4.159
Muhartono, R. & Nurlaili, N. (2018). Hutang Sebagai Pengikat Hubungan Nelayan dan “Pengambe” di Kabupaten Jember. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 13(2), 239–248. http://dx.doi.org/10.15578/jsekp.v13i2.6869
Mulyadi, S. (2019). Metode Penelitian Kualitatif dan Mixed Method. Rajawali Pers.
Pariska, E., Zulkarnain, I., & Saputra, P. P. (2025). Patron Klien pada Nelayan di Pesisir Pantai Serdang Desa Baru Kecamatan Manggar Kabupaten Belitung Timur. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(04), 1271-1287.
Pratama, T., & Pratiwi, Y. (2025). Lansia dan Pertanian: Faktor dan Strategi Survival Buruh Tani di Desa Mancung. Jurnal Nusantara Sosial Sains, 1(1), 11-16.
Putra, D. Y. (2011). Peran Sektor Perikanan dalam Perekonomian dan Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia: Analisis Input-Output. Universitas Andalas.
Putra, M. A. L. E. (2022). Patron Klien Pada Masyarakat Nelayan di Pesisir Timur Provinsi Jambi (Studi Kasus Nelayan dan agen Udang Ketak di Kelurahan Kampung Nelayan Kecamatan Tungkai Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi). Universitas Andalas.
Putri, S. H. (2020). Hubungan Kerja Antara Juragan dan Anak Bagan dalam Kehidupan Nelayan. Jurnal Sosial Humaniora, 11(1), 15. https://doi.org/10.30997/jsh.v11i1.2012
Rahmawati, D. P. R. (2024). Relasi Kuasa Figur Otoritas Pemilik Kapal Dalam Pengaruhnya Terhadap Ketergantungan dan Loyalitas ABK di Dusun Grajagan Pantai, Banyuwangi. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ilmu Sosial (SNIIS) (Vol. 3, pp. 196-203).
Rahmawaty , . R. ., Pratama, W. H. ., Apriadi , R. ., Sevriyansah , T. ., Ferdi, F., & Wahyuni , S. . (2024). Hubungan Sosial Ketergantungan Nelayan Terhadap Tauke Di Desa Mantang Lama. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni, 2(3), 258–263. https://doi.org/10.62379/jishs.v2i3.1565
Rokmah, F., & Pambudi, H. (2015). Hubungan patron klien antara pemilik dan penarik perahu tambang di Daerah Pagesangan-Surabaya. Paradigma, 3(2), 1–5.
Sangging, A. (2017). Dinamika Hubungan Patron-Klien pada Masyarakat Nelayan di Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Block Caving – A Viable Alternative?, 21(1), 1–9.
Scott, J. (1981). Moral Ekonomi Petani Pergolakan dan Subsitensi di Asia Tenggara. LP3S.
Septiana, S. (2018). Sistem Sosial-Budaya Pantai: Mata Pencaharian Nelayan dan Pengolah Ikan di Kelurahan Panggung Kecamatan Tegal Timur Kota Tegal. Majalah Uswatul Darsah Baytah, 1(1), 43.
Siregar, R. S. (2022). Hubungan Patron Klien Masyarakat Nelayan di Ujung Serangga. UIN Ar-Raniry.
Syahputra, I. (2018). Pola Hubungan Patron-Klien Nelayan Tradisional di Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Jurnal Antropologi Sumatera, 16(1), 28–35.
Syam, M. Y. (2020). Analisis Karakteristik Nelayan Buruh dan Pengaruhnya terhadap Pendapatan di Kabupaten Pesisir Selatan (Studi Kasus Kecamatan Pancung Soal). Manajemen dan Kewirausahaan, 5(2), 88-110.
Vellanda, O. (2021). Nelayan dan Bos Lokal (Analisis Mata Rantai Ketimpangan Kekuasaan pada Masyarakat Nelayan di Sungailiat). Jurnal Sosial Sains, 4(1).
Wiaradana, W. (2020). Analisis Stakeholder dalam Kebijakan Pelayanan Pemanduan Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak. Universitas Airlangga.
Yunus, S. (2021). Sistem Bagi Hasil Punggawa-Sawi (Studi Kasus Pada Masyarakat Nelayan Desa Topejawa Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar). Universitas Hasanuddin.
Yusuf, A. M. (2019). Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Prenada Media Group.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









