Terjebak Tren: Gaya Hidup Konsumtif Generasi Z di Era Media Sosial

Authors

  • Ayunda Pratiwi Universitas Negeri Padang
  • Ayu Adriyani Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i2.1488

Keywords:

FOMO, Generasi Z, Perilaku Konsumtif

Abstract

Pesatnya perkembangan media sosial telah mengubah pola perilaku Generasi Z, terutama dalam hal konsumsi yang semakin dipengaruhi oleh tren digital dan kebutuhan akan pengakuan sosial, sehingga mendorong ketertarikan penulis untuk meneliti fenomena maraknya gaya hidup konsumtif di kalangan anak muda yang terlihat khususnya melalui praktik menghadiri konser, mengikuti tren viral, serta membagikan pengalaman tersebut di media sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis gaya hidup konsumtif Generasi Z di era media sosial serta memahami peran FOMO dalam mendorong perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Kota Padang. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap Generasi Z yang aktif menggunakan media sosial. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang 2 orang berstatus sebagai mahasiswa, 2 orang berstatus sebagai pekerja, dan 1 orang berstatus belum bekerja. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Analisis juga diperdalam menggunakan teori masyarakat konsumsi Jean Baudrillard, khususnya konsep konsumsi sebagai tanda dan konsumsi sebagai simbol, untuk memahami makna sosial di balik praktik konsumsi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai ruang konstruksi realitas konsumsi melalui konten visual. Konsumsi tidak lagi didasarkan pada kebutuhan fungsional, melainkan pada upaya membangun citra diri, memperoleh validasi sosial, dan mempertahankan eksistensi di ruang digital. Temuan ini menegaskan bahwa gaya hidup konsumtif Generasi Z merupakan hasil konstruksi sosial yang terbentuk melalui interaksi antara media sosial, tekanan kelompok sebaya, dan kebutuhan pembentukan identitas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akib, I., & Ibrahim, M. (2016). J Fenomena Sosial Pilihan Hidup Tidak Menikah Wanita Karier. Jurnal E Quilibrium 3(1), 1–10.

Azhari, S. (2026). Shifting Gender Roles: Pergeseran Peran Perempuan dari Radikalisasi ke Deradikalisasi. Idebuku.

Creswell, J.W. (2014). Research Design (4th Ed.). Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approach. USA: Sage Publications, Inc.

Elhai, J. D., Yang, H., Mckay, D., & Asmundson, G. J. G. (2020). COVID-19 Anxiety Symptoms Associated With Problematic Smartphone Use Severity in Chinese Adults. Journal of Affective Disorders, 274, 576–582. https://doi.org/10.1016/j.jad.2020.05.080

Elhai, J. D., McKay, D., Yang, H., Minaya, C., Montag, C., & Asmundson, G. J. (2021). Health anxiety related to problematic smartphone use and gaming disorder severity during COVID‐19: Fear of missing out as a mediator. Human behavior and emerging technologies, 3(1), 137-146.

Fitriana, A. A. (2022). Fenomena Fear Of Missing Out (Fomo) Pada Pengguna Media Sosial Di Kalangan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. https://digilib.uin-suka.ac.id/

Jangkar, V. Y., Nalle, A. P., & Korohama, K. E. P. (2025). Hubungan antara fear of missing out (fomo) dengan perilaku konsumtif mahasiswa prodi bimbingan konseling fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Nusa Cendana. Jurnal Bimbingan Konseling Flobamora, 3(1).

Kemp, S. (2023). The state of digital in Indonesia in 2024.

Lukiani, E. R. M. L., Rizka, A. N., Afandi, T. Y., Arifin, Z., Surindra, B., Irmayanti, E., & Prastyaningtyas, E. W. (2021). Peran Instagram dalam membentuk perilaku konsumsi remaja. Jurnal ABDINUS: Jurnal Pengabdian Nusantara, 5(1), 97-104.

Mahadewi, N., Oktavianingtyas, A., Suyadi, A. A. P., Barlian, A. D., Rizqia, E., Wulandari, M., Sita, N. A., Aisy Q.H, R., Marrelda, S. A., & Lestari, Y. A. (2024). Analisis Perilaku Konsumsi Masyarakat Pada Event Dan Konser Di Kalangan Mahasiswa Di Kota Surakarta. Jurnal Sosial Ekonomi dan Humaniora, 10(2), 227–242. https://doi.org/10.29303/jseh.v10i2.532

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Przybylski, A. K., & Weinstein, N. (2013). Can You Connect With Me Now? How The Presence Of Mobile Communication Technology Influences Face-To-Face Conversation Quality. Journal of Social and Personal Relationships, 30(3), 237–246. https://doi.org/10.1177/0265407512453827

Purnomosidi, F., Ernawati, S., Riskiana, D., & Banabsyah, J. (2022). Perilaku Konsumtif Anak Kos Pada Mahasiswa Universitas Sahid Surakarta. Jurnal Talenta, 9(1), 36–48. https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/jtl/article/view/1082

Putra, Z. R., & Hayati, N. (2025). Pengaruh Konten Media Sosial terhadap Perilaku Fear of Missing Out (FOMO) untuk meningkatkan Konsumerisme pada Generasi Z. Papsel Journal of Humanities and Policy, 2(2), 175-186.

Putri, A. E. (2019). Evaluasi program bimbingan dan konseling: sebuah studi pustaka. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 4(2), 39-42.

Sabila, K., & Tawaqal, R. S. (2025). The Phenomenon of Fomo (Fear of Missing Out) Culture on Tiktok Social Media Among Gen Z Fenomena Budaya Fomo (Fear of Missing Out) di Media Sosial Tiktok Pada Kalangan Gen Z. Jurnal Audience, 8(1), 110–129.

Saputra, R., & Wala, G. N. (2024). Pengaruh Tekanan Sosial Terhadap Perilaku Konsumtif (Study Literature Review). Jurnal Komunikasi dan Ilmu Sosial, 2(3), 111-122.

Sayekti, S. (2025). Survei Tunaiku: Tren Perilaku Belanja Masyarakat Untuk Konser Pada 2025. kontan.co.id.

Sugiyono, S. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Published

2026-06-05