Analisis Resepsi Mahasiswa pada Konten Docuvlog Ferry Irwandi
DOI:
https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i2.1523Keywords:
Analisis Resepsi, Docuvlog, Konstruksi Sosial, Konten BerkualitasAbstract
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerimaan (reception) mahasiswa di Kota Padang terhadap konten berkualitas melalui playlist Docuvlog pada kanal YouTube Ferry Irwandi. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial menurut Peter L. Berger serta menggunakan paradigma konstruksivisme dengan metode kualitatif teknik analisis resepsi dan menggunakan teori encoding-decoding oleh Stuart Hall dan. Memberikan gambaran mengenai bagaimana mahasiswa memaknai dan menanggapi konten edukatif yang disajikan, serta memberikan kontribusi terhadap penguatan literasi media digital dalam membentuk masyarakat yang lebih kritis, sadar informasi, dan cerdas dalam mengonsumsi konten di era digital. Hasil penelitian ini membahas bagaimana Ferry Irwandi sebagai konten kreator membentuk konstruksi realitas konten berkualitas melalui playlist Docuvlog di kanal YouTube-nya. Proses konstruksi ini dianalisis menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann, yang mencakup tiga tahapan. Pertama eksternalisasi, Ferry Irwandi mengenalkan konsep keilmuan melalui narasi video yang informatif dan terstruktur. Kedua objektivasi, audiens mulai berinteraksi dan membentuk kesepahaman bahwa Docuvlog adalah konten yang berkualitas, baik melalui kolom komentar. Ketiga internalisasi, nilai-nilai dan pesan dalam Docuvlog diserap dan memengaruhi cara berpikir serta tindakan audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital seperti YouTube memungkinkan terbentuknya realitas sosial baru, dan Ferry Irwandi berhasil memanfaatkan ruang ini untuk mengonstruksi dan menyebarkan nilai edukatif yang berdampak pada kesadaran kolektif mahasiswa di Kota Padang. Penelitian ini menjelaskan kebaruan konstruksi sosial yang dilakukan melalui platform media sosial yang memberikan pengaruh terhadap audiensnya.
Downloads
References
Al Ghifari, A. D., Widyaningrum, R., Sos, S., & SE, S. M. (2021). Pengembangan konten pembelajaran di media sosial Instagram untuk mata pelajaran sosiologi kelas X di SMAN 103 Jakarta. Jurnal Pembelajaran Inovatif, 4(1), 43-54.
Aini, N., & Nanda, S. E. (2020). Pengaruh Kualitas Informasi Dan Pemenuhan Kebutuhan Informasi Pada Youtube Channel “Gadgetin” Terhadap Keputusan Pembelian Gadget. Scriptura, 9(2), 43–50. https://doi.org/10.9744/scriptura.9.2.43-50
Avriyanty, R. (2011). Analysis of Audience Reception on Youtube towar d Gender Construction in the Music Video If I Were a Boy by Beyonce Knowles. Paradigma: Jurnal Kajian Budaya, 2(1), 6.
Bakıner, A. (2025). Communicating The Ideal Family: A Discourse Analysis of Familyoriented Public Service Announcements in Türkiye. International Journal of Social And Humanities Sciences, 9(2), 145-154.
Berger, P. L., & Luckmann, T. (1996). The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. Anchor Book.
Berger, P. L. (1990). Tafsir sosial atas kenyataan: Risalah tentang sosiologi pengetahuan. LP3ES
Bungin, B. (2001). Metodologi Penelitian Sosial. Airlangga University Press.
Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry & Reseach Design : Choosing Among Five Approaches. SAGE.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE.
David, E., Sondakh, M., & Harilama, S. (2017). Pengaruh Konten Vlog dalam Youtube terhadap Pembentukan Sikap Mahasiswa Ilmu Komunikasi. Acta Diurna, 6(1).
Farhannail, A., & Yuniarti, R. (2023). Pengaruh Konten Kreatif Dan Kualitas Informasi Akun Tiktok @Pesonaindonesia Terhadap Minat Berwisata. JRK (Jurnal Riset Komunikasi), 14(2), 187. https://doi.org/10.31506/jrk.v14i2.22885
Hall, S. (1980). Encoding/Decoding Culture, Media, Language. Hutchinson.
Hikmawati, F. (2017). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Isnawan, F. (2021). Konten Prank Sebagai Krisis Moral Remaja Di Era Milenial Dalam Pan-Dangan Psikologi Hukum Dan Hukum Islam. Jurnal Surya Kencana Satu: Dinamika Masalah Hukum Dan Keadilan, 12(1), 59-74.
Kurniawan, G. B., & Adabi, F. B. (2025). Coach Justin’s Self-Identity Formation on Youtube Social Media: Pembentukan Identitas Diri Coach Justin di Media Sosial Youtube. Procedia of Social Sciences and Humanities, 8, 203-209.
Lashley, M. C. (2013). Making culture on YouTube: Case studies of cultural production on the popular web platform. https://openscholar.uga.edu/record/17881
Lathif, A., & Sugandi, M. S. (2020). Motif dan Kepuasan Penggunaan Website Informasi Berbasis User Generated Content (UGC) Pada Website Zomato.com. Performance, 27(1), 1. https://doi.org/10.20884/1.jp.2020.27.1.1623
Moleong, L. J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Remaja Rosdakarya.
Moulita, M. (2021). Persepsi Remaja terhadap Konten Prank di Media Sosial. JURNAL SIMBOLIKA: Research and Learning in Communication Study, 7(2), 107–115. https://doi.org/10.31289/simbollika.v7i2.4882
Nuraryo, I. (2019). Kultur pop dan diskursus ideologi kecantikan pada iklan di televisi. ProTVF, 3(2), 171-184.
Perwiradmoko, J. Q. A. (2023). Masculinity reconstruction by K-Pop idol BTS: BTS ARMY’s reception analysis towards BTS’s musics and contents. Jurnal Komunikasi Indonesia, 12(2), 10.
Sari, N. (2023). Relevansi Konten Sejarah Digital terhadap Keterlibatan Audiens. Jurnal Komunikasi Global 8(1), 45–60.
Sugiono, S. (2020). Industri Konten Digital dalam Perspektif Society 5.0 Digital Content Industry in Society 5.0 Perspective Shiddiq Sugiono. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komunikasi, 22(2), 175–191. http://dx.doi.org/10.33164/iptekkom.22.2.2020.175-191
Syuhada, K. D. (2017). Etika Media di Era “Post-Truth.” Jurnal Komunikasi Indonesia, 6(1). https://doi.org/10.7454/jki.v6i1.8789
Viranti, M. M., & Sugiarto, A. (2020). Konstruksi realitas sosial perempuan melalui iklan YouTube Sariayu Color Trend 2020 inspirasi Sumba. Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2), 253-266.
Wahyono, S. B., Wirasti, M. K., & Ratmono, B. M. (2020). Audience reception of Hoax information on social media in the post-truth era. Jurnal Komunikasi Indonesia, 9(2), 7.
Wulantari, R. A. (2017). Konstruksi dan Reproduksi Maskulinitas Kelompok Muda Urban Kelas Menengah (Studi Fenomenologi di Antara Penonton Drama Korea Selatan). Jurnal Komunikasi Indonesia, 1(2). https://doi.org/10.7454/jki.v1i2.7820
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









