Ketimpangan Sosial dalam Bayang-bayang Kapitalisme: Kajian Pendidikan dari Perspektif Sosiologi Kritis
DOI:
https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i2.1537Keywords:
Kapitalisme, Ketimpangan, Kelas sosial, PendidikanAbstract
Penelitian ini berfokus pada analisis hubungan antara stratifikasi sosial dan dominasi kapitalisme dalam sistem pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana struktur sosial dan mekanisme ekonomi berperan dalam mempertahankan dan mereproduksi ketimpangan akses serta kualitas pendidikan di tengah arus komersialisasi yang semakin menguat. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber literatur yang relevan mengenai kapitalisasi dan pengelolaan pendidikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses kapitalisasi telah menggeser posisi pendidikan dari ranah hak publik menjadi komoditas yang diatur oleh mekanisme pasar. Komersialisasi tampak pada meningkatnya biaya pendidikan, perbedaan mutu layanan berdasarkan kemampuan finansial, serta menguatnya orientasi pasar dalam tata kelola lembaga pendidikan. Situasi ini memperlebar kesenjangan antara kelompok ekonomi atas dan bawah serta memperkuat reproduksi ketidaksetaraan sosial secara struktural. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan urgensi penguatan peran negara dalam mengendalikan dominasi kepentingan kapital dan menjamin pemerataan hak atas pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Downloads
References
Ardlin, F. (2013). Forma Mobilitas Sosial dalam Kapitalisme Pendidikan. Jurnal Diskursus Islam, 1(3), 437–448. https://doi.org/10.24252/jdi.v1i3.6640
Choiri, M. M., & Fitriani, A. (2021). Makna Pendidikan dalam Perubahan: Studi Komparasi Aliran Pendidikan Kritis dan Liberalisme Pendidikan. PISCES : Proceeding of Integrative Science Education Seminar, 1(1), 353–360.
Erlianto, P. R., & Santo. (2021). Pendidikan Kaum Tertindas: Perjumpaan Gagasan Pendidikan Paulo Freire dan Ki Hadjar Dewantara dan Harapan Bagi Pendidikan di Indonesia. Forum, 50(2), 174–198. https://doi.org/10.35312/forum.v50i2.369
Fadil, M. D. D. (2013). Motivasi Pengarang Terhadap Novel Orang Miskin Dilarang Sekolah Karya Wiwid Prasetyo (Sebuah Kajian Sosiologi Sastra). Suluk Indo, 2(3), 14–25.
Fadli, R. V. (2020). Tinjauan Filsafat Humanisme: Studi Pemikiran Paulo Freire dalam Pendidikan. Reforma: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(2), 96–103. https://doi.org/10.30736/rf.v9i2.317
Fakih, M. (2001). Sebuah Pengantar Komodifikasi Pendidikan Sebagai Ancaman Kemanusiaan, dalam francis X. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hardiman, F. B. (2004). Kritik Ideologi: Menyingkap Kepentingan Pengetahuan bersama Jurgen Habermas. Yogyakarta: Buku Baik.
Illich, I. (2009). “Alternatif Persekolahan,” dalam dalam Paulo Freire et al., terj. Omi Intan Naomi, Menggugat Pendidikan Fundamentalis, Konservatif, Liberal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kamanto, S. (4). Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Khoironi, M. F., & Sudrajat, A. (2023). Budaya Stratifikasi Sosial terhadap Kesenjangan Ekonomi Keluarga dan Kualitas Pendidikan pada Anak. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 9(1), 25–34. https://doi.org/10.23887/jiis.v9i1.55663
Machali, I. (2019). Pendidikan Nasional dalam Telikungan Globalisasi; Telaah Dampak Globalisasi Terhadap Sistem Pendidikan Nasional. Yogyakarta: Arruz Media.
Mir’atussolihah, M., Pratiwi, N. V., Mutsaqib, A., & Makmun, S. (2023). Pendidikan dalam Cengkraman Kapitalisme. Cakrawala: Jurnal Kajian Studi Manajemen Pendidikan Islam Dan Studi Sosial, 7(1), 76–88. https://doi.org/10.33507/cakrawala.v7i1.412
Muhammad, S. (2020). Melawan Kapitalisme Pendidikan. At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora, 4(2), 232–245. https://doi.org/10.47006/attazakki.v4i2.13561
Nitayadnya, I. W. (2016). Perubahan Pola Pikir Kaum Marginal Terhadap Pendidikan dalam Novel Orang Miskin Dilarang Sekolah Karya Wiwid Prasetyo. Aksara, 28(2), 182.
Rappe, R. (2011). Kapitalisme dan Pendidikan Liberal Kapitalistik. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 14(2), 172–188. https://doi.org/10.24252/lp.2011v14n2a4
Samrin, S. (2015). Kapitalisme dan Pendidikan Liberal-Kapitalistik. Shautut Tarbiyah, 33(11), 133.
Saputra, A. B. (2023). Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Orang Miskin Dilarang Sekolah Karya Wiwid Prasetyo. Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 6(2), 96–104. https://doi.org/10.33503/alfabeta.v6i2.1144
Setyarum, A. (2016). Stratifikasi Sosial Dalam Novel Orang Miskin Dilarang Sekolah Karya Wiwid Prasetyo. Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi, 30(2), 49–56. https://doi.org/10.31941/jurnalpena.v30i2.496
Setyarum, A. (2022). Sistem Sosial Dalam Novel Orang Miskin Dilarang Sekolah Karya Wiwid Prasetyo. Parafrasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran, 4(1). Diambil dari http://jurnal.unikal.ac.id/index.php/parafrasa/article/view/3009
Shofwanudin, S. (2004). Kapitalisme Pendidikan Islam Sebuah Keharusan. Edukasi, 2(2), 241.
Solihin, M. (2015). Kapitalisme Pendidikan (Analisis Dampaknya Terhadap Upaya Mencerdaskan Kehidupan Bangsa). Nur El-Islam, 2(2), 60.
Ulum, M. (2018). Eksistensi Pendidikan Pesantren : Kritik Terhadap Kapitalisasi Pendidikan. Ta’lim : Jurnal Studi Pendidikan Islam, 1(2), 249–250.
Wahono, F. (2001). Kapitalisme Pendidikan Antara Kompetisi dan Keadilan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Waruwu, et al. (2020). Kajian Sosiologi Sastra dan Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Orang Miskin Dilarang Sekolah Karya Wiwid Prasetyo. Kode: Jurnal Bahasa, 9(4).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









