Simbol dan Makna Fashion Skena dalam Analisis Interaksionisme Simbolik Pengunjung Parewa Coffee Kota Padang

Authors

  • Muhammad Adha Gusnaidi Universitas Negeri Padang
  • Mira Hasti Hasmira Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i3.1581

Keywords:

Coffee shop, Fashion skena, Identitas sosial, Interaksionisme simbolik, Makna

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi dengan terjadinya pergeseran fungsi fashion skena yang tidak lagi sebatas ekspresi diri, tetapi berkembang menjadi sarana diferensiasi dan eksklusivitas sosial. Kebaharuan penelitian ini terletak pada kajian makna simbolik fashion skena dalam konteks Kota Padang yang memiliki karakter sosial relatif homogen, dengan menggunakan perspektif interaksionisme simbolik Herbert Blumer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan makna Fashion Skena melalui proses interaksi sosial pengunjung Parewa Coffee shop Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif tipe studi kasus (case study). Penentuan informan menggunakan teknik purposive dengan melibatkan 15 orang informan yang terdiri dari kriteria yaitu Pengunjung fashion skena di Parewa Coffee shop, Pegawai Parewa Coffee shop, dan Pengunjung yang bukan Skena. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen serta dianalisis dengan teknik analisis Matthew Miles dan Huberman dengan proses reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil temuan terdapat 5 simbol dan makna fashion skena dalam analisis interaksionisme simbolik menurut Herbert Blumer pengunjung parewa coffee shop Kota Padang, pertama, fashion sebagai simbol identitas dan pengakuan sosial. Kedua, pembentukan circle melalui simbol sosial. Ketiga, penyesuaian diri di ruang sosial. Keempat, pergeseran makna dari kebersamaan ke “paket siap pakai”. Kelima, proses belajar simbol untuk menjadi bagian Skena secara bertahap. Peneltian ini dianalisis menggunakan teori interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer dengan berupa tiga premis yaitu, Manusia beetindak berdasarkan makna, Makna itu muncul melalui interaksi, Makna tersebut diinterpretasikan dan dimodifikasi melalui interpretatif individu.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfansyur, A., & Mariyani, M. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146-150.

Alshayeb, S. (2025). The Sociology of Fashion : How Clothing Shapes Identity and Class. Art and Social Sciences Journal, 10(1).

Aryanto, T. N., Tjahjadi, E., & Setijadi, N. N. (2025). Citayam Fashion Week Dan Tiktok : Bentuk Transformasi Digital Dan Dinamika Sosial Anak Muda. Urban Nivedana : Journal of Communication and Language, 6(3), 743–754.

Awaludin. (2024). Skena: Dari Gaul Hingga Identitas, Fenomena Anak Muda Kekinian. https://www.beritantb.co.id/intertaiment/1555037331/skena-dari-gaul-hingga-identitas-fenomena-anak-muda-kekinian?utm_source=chatgpt.com

Blumer, H. (1969). Symbolic Interactionism Perspective and Method. Univ of California Press.

Cinde, C. N. (2024). Fashion sebagai Media Komunikasi Artifaktual dalam Pembentukan Identitas Sosial Mahasiswi UNSAM Langsa. Jurnal Riset Ilmu Komunikasi dan Media, 1(1), 25-34.

Farika, N. (2021). Mari Merona dengan Skena. https://www.antaranews.com/interaktif/mari-merona-dengan-skena/index-mobile.html

Johnson, K., Lennon, S. J., & Rudd, N. (2014). Dress, body and self: Research in the social psychology of dress. Fashion and textiles, 1(1), 20.

Kaiser, S. B., & Green, D. N. (2022). Fashion and cultural studies. Bloomsbury Publishing.

Kartikasari, R. D. (2024). The Existence of Indonesian Indie Bands in the Era of Generation Z: A Review and Challenges. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 11(11), 252–262.

Kristina, S., Abidin, Z., Hariyanto, F., Komunikasi, I., & Politik, I. (2024). Konstruksi identitas diri remaja pengguna Korean fashion pada media sosial TikTok. Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(2), 26-34.

Kusumastuti, A., Khoiron, A. M., & Achmad, T. A. (2021). Metode penelitian kuantitatif. Deepublish.

Lestari, S. B. (2014). Fashion sebagai komunikasi identitas sosial di kalangan mahasiswa. Ragam Jurnal Pengembangan Humaniora, 14(3), 225-238.

Listiani, W., Ahimsa-Putra, H. S., Simatupang, G. L. L., & Piliang, Y. A. (2013). Struktur Modal Pierre Bourdieu pada Pelaku Kreatif Grafis Fashion Bandung. ATRAT: Jurnal Seni Rupa , 1(1), 76–89.

Mekarisce, A. A. (2020). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data pada Penelitian Kualitatif di Bidang Kesehatan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(3), 145–151. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i3.102

Misbahuddin, M. (2018). Pakaian sebagai penanda: Kontruksi identitas budaya dan gaya hidup masyarakat Jawa (2000-2016). El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 6(2), 113-133.

Nasution, A. F. (2023). Metode penelitian kualitatif. Poltekkes Adi Sutjipto.

Ningsih, N. M., & Alimi, M. Y. (2025). Adaptasi fashion muslimah kontemporer di kalangan mahasiswi Universitas Negeri Semarang melalui media sosial. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA), 8(1), 141-157.

Nugraha, F. A. (2025). Menyusuri jejak sejarah perkembangan skena musik indie di Jakarta. https://megapolitan.antaranews.com/berita/447109/menyusuri-jejak-sejarah-perkembangan-skena-musik-indie-di-jakarta

Nurhasanah, N., Bunyamin, B., & Nurnazmi, N. (2022). Makna Simbolik Tradisi Compo Sampari Dan Compo Baju Dalam Kajian Teori Interaksionisme Simbolik Teori Herbert Blumer (Studi Desa Simpasai Kecamatan Lambu Kabupaten Bima). Edu Sociata (Jurnal Pendidikan Sosiologi), 5(2), 45-53.

Pamungkas, B., Tejapermana, P., & Barnawi, E. (2025). Komoditas Musik Dalam Skena Musik Underground Di Bandar Lampung. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(1), 210-216.

Prabandari, A. I. (2025). Memahami Arti Skena: Definisi, Sejarah, dan Pengaruhnya dalam Budaya. https://www.liputan6.com/feeds/read/5890385/memahami-arti-skena-definisi-sejarah-dan-pengaruhnya-dalam-budaya

Pradipta, I. B., Dienaputra, R. D., & Septiani, A. (2021). ) Fashion Streetwear as a Support for Indie Musicians in Bandung city. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 05(1).

Pugersari, D., & Alfarisi, S. (2025). Fashion sebagai Medium Visual: Analisis Kreativitas Desain dan Identitas Sosial Mahasiswa Universitas Budi Luhur. Pantarei, 1(1), 7-14.

Purba, J. P. (2024). Skena Adalah: Memahami Fenomena Subkultur Anak Muda. https://www.liputan6.com/feeds/read/5720728/skena-adalah-memahami-fenomena-subkultur-anak-muda

Qorib, F., Ermelinda, J., & Oktarina, R. A. (2023). Penggunaan busana sebagai bentuk ekspresi dan identitas mahasiswa di media sosial. Jurnal Komunikasi Nusantara, 5(2), 236-251.

Ramadhani, D. E., & Rosa, D. V. (2024). Fashion skena: Kontestasi tampilan kaum muda di coffee shop Jember. Jurnal Studi Pemuda, 12(1), 66.

Riauan, M. A. I. (2020). Refleksi Anomali Makna Perilaku Merokok di Kalangan Dosen Universitas Islam Riau. Bricolage: Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 6(2), 207-222.

Rosa, N. (2023). Skena Jadi Kata Paling Tren di Pencarian Google 2023, Ini Arti dan Ciri-cirinya. https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7099894/skena-jadi.

Safari, Y. & Nurhida, P. (2024). Pentingnya Pemahaman Konsep Dasar Matematika dalam Pembelajaran Matematika. Karimah Tauhid, 3(9), 9817–9824

Saputro, P. W., Syahira, A., Fauzi, A., Adiyan, F., & Sintasari, D. P. (2025). Jargon Sebagai Representasi Identitas dan Media Ekspresi Visual Dalam Komunitas Fashion Digital. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 12(2), 147-158.

Siregar, N. S. S. (2016). Kajian Tentang Interaksionisme Simbolik. Perspektif, 1(2), 100–110. https://doi.org/10.31289/perspektif.v1i2.86

Sugiyono, S. (2023). Metode Penelitian Studi Kasus (Pendekatan: Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi). Alfabeta.

Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Jurnal Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS) Page 25. Jurnal Edu Research: Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies (IICLS), 5(2), 28-33.

Suwandi, S. & Basrowi, B. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Rineka Cipta.

Suyadnya, I. W. (2018). Metodologi penelitian kualitatif: berbagi pengalaman dari lapangan. Rajawali Press.

Tanmenan, R. & Cimay, C. (2021). Padang: Skena Musik dan Kota. https://pophariini.com/bising-kota/padang-skena-musik-dan-kota/

Yessica, Y., & Utami, L. S. S. (2025). Peran komunikasi artifaktual dalam membangun identitas visual dan budaya mahasiswa fashion di Burgo Indonesia. Kiwari, 4(2), 328-335.

Published

2026-09-30