Pola Hubungan Nelayan, Pemilik Kapal, dan Tengkulak Sebagai Kemiskinan di Dusun Pasar Gompong

Authors

  • Fajar Pebrilian Of Sayeda Universitas Negeri Padang
  • Desy Mardhiah Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i3.1585

Keywords:

Ketergantungan, Masyarakat miskin, Pola hubungan nelayan

Abstract

Penelitian ini menjelaskan pola hubungan nelayan, pemilik kapal, dan tengkulak sebagai kemiskinan di Dusun Pasar Gompong. Penelitian ini penting untuk diteliti karena memiliki potensi kelautan cukup besar, namun belum mampu memberikan kesejahteraan yang layak bagi mayoritas penduduknya yang bermata pencaharian sebagai nelayan. Teori yang digunakan untuk menganalisis ialah teori ketergantungan oleh Andre Gunder Frank. Metode penelitian yaitu kualitatif dengan tipe studi kasus, yakni, melihat fenomena secara mendalam. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan  dokumentasi. Pemilihan  informan  memakai  teknik purposive dengan jumlah informan 15 orang, dengan kriteria nelayan tradisional aktif, tengkulak atau pemodal lokal yang berperan dalam distribusi hasil tangkapan, tokoh masyarakat atau pemuka adat yang memahami struktur sosial dan sejarah ekonomi desa, perangkat desa atau aparat pemerintahan lokal yang mengetahui kebijakan dan program terkait kesejahteraan masyarakat pesisir. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan pola hubungan sebagai penyebab kemiskinan tersebut ialah: 1) Penyedia hasil tangkapan dan penjualan eklusif, 2) Ikatan rantai hutang, 3) Ketergantungan hidup dengan resiko yang tidak setara. Pola hubungan ini disebut pola hubungan sosial antara dua pihak atau lebih yang tidak setara.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amanatin, E. L., Sekarningrum, B., & Supangkat, B. (2024). Pembangunan Kemiskinan : Implementasi Falsafah Banteng Loreng Binoncengan dalam Relasi Patron-Klien Kelompok Nelayan Kota Tegal. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 13(2), 418–433.

Anwar, Z., & Wahyuni, W. (2019). Miskin Di Laut Yang Kaya: Nelayan Indonesia. Sosioreligius: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 1(4), 52–60.

Apriliana, T., Fathonah, A. N., & Ali, M. (2024). Blue Economy dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan Masyarakat Pesisir di Indonesia. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 8(1), 512–520. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v8i1.1528

BPS. (2022). Jumlah Nelayan Perikanan Laut Menurut Kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan (Orang). Badan Pusat Statistik Kabupaten Pesisir Selatan.

BPS. (2023). Statistik Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik Indonesia.

Croswell, J. W. (2019). Research Desagn: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Edisi Keempat. Pustaka Pelajar.

Dwi, K., Utami, S., & Fatoni, A. (2025). Peran Modal Sosial dalam Tindakan Interaksi Nelayan dengan Tengkulak Terhadap Keberlangsungan Kehidupan Nelayan. Jurnal Pengabdian Inovasi Sosial Ekonomi, 2(02), 13–19.

Endang, R. (2022). Nelayan Indonesia dalam Pusaran Kemiskinan Struktural. Perspektif, XVI(3), 149–159.

Feryl, I., Zid, M., & Miarsyah, M. (2020). Pengaruh Eksploitasi Sumber Daya Alam Perairan Terhadap Kemiskinan Pada Masyarakat Nelayan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan, 21(01), 43–58. https://doi.org/10.21009/plpb.211.05

Fitriani, F., Kinseng, R. A., Lubis, D. P., & Adhuri, D. S. (2023). Kemiskinan dan Strategi Penghidupan Nelayan Kecil di Tanjung Kait, Banten. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 18(1), 113-126.

Frank, A. G. (1984). Sosiologi Pembangunan dan Keterbelakangan Sosiologi. Jakarta: Sangkala Pulsar.

Fujiani, M. (2022). Faktor Penyebab Kemiskinan Pada Nelayan Pesisir Pantai: Kajian Psikolinguistik. Translation and Linguistics (Transling), 2(2), 82-85.

Goso, G., & Anwar, S. M. (2017). Kemiskinan Nelayan Tradisional Serta Dampaknya Terhadap Perkembangan Kumuh. Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo, 3(1), 25–36. https://doi.org/10.35906/jm001.v3i1.201

Goso, G., & Anwar, S. M. (2017). Kemiskinan nelayan tradisional serta dampaknya terhadap perkembangan kumuh. Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo, 3(1).

Hafidz, A., & Musfiroh, S. (2022). Strategi Bisnis Pengusaha Tengkulak Ikan Di Desa Dekatagung. JURISY: Jurnal Ilmiah Syariah, 2(2). https://doi.org/10.37348/jurisy.v2i2.223

Hermawan, Y. (2024). Ironi Kemiskinan Nelayan Di Destinasi Wisata Bahari. Jurnal Pariwisata Indonesia, 20(1), 1–10. https://doi.org/10.53691/jpi.v20i1.408

Juliantono, F. J., & Munandar, A. (2016). Fenomena kemiskinan nelayan: Perspektif teori Strukturasi. Politik, 12(2), 1857-1866.

Kobesi, P. S., Falo, M., Tabenu, O., & Devita, W. B. (2023). Reproduksi Kemiskinan Nelayan Kecil di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tengara Timur (Studi Kasus di Desa Oesoko, Kecamatan Insana Utara). Agrimor, 8(1), 37–44. https://doi.org/10.32938/ag.v8i1.1929

Listyawati, A. (2021). Strategi Nelayan Mempertahankan Kelangsungan Hidup Di Tengah Jerat Kemiskinan. Journal of Indonesian Rural and Regional Government, 5(2), 163–175.

Manurung, M., Rambe, M. I. I., Saragih, A. L., & Siregar, P. (2025). Konsep Upah Pekerja Nelayan di Kabupaten Asahan, Batu Bara, dan Tanjung Balai. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 32(December 2024), 22–45.

Marsitadewi, K. E., & Sudemen, I. W. (2024). Kemiskinan Struktural di Karangasem: Menganalisis Penyebab dan Intervensi Pemerintah. Jurnal Good Governance, 20(1), 19–32. https://doi.org/10.32834/gg.v20i1.745

Marsitadewi, K. E., & Sudemen, I. W. (2024). Kemiskinan struktural di Karangasem: Menganalisis penyebab dan intervensi pemerintah. Jurnal Good Governance, 19-32.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2009). Analisis Data Kualitatif. UI Press.

Muttaqin, A., & Ismail, I. (2023). Kemiskinan Kultural Masyarakat Nelayan di Desa Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 4(2), 279–292. https://doi.org/10.22373/jsai.v4i2.2815

Nawir, M., Juleha, J., & Suddin, W. (2024). Urgensi Pendidikan Nonformal dalam Mengentaskan Kemiskinan Di Kalangan Masyarakat. Nusantara: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 6(1), 18–25.

Nugraha, G., Rahayu, D. S., & Sukarsol, A. (2025). Kemiskinan dan Partisipasi Tenaga Kerja: Tantangan dalam Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 9(1), 1287–1303.

Nur, A. A., Wahyuni, R. S., & Soimah, N. (2022). Karakteristik Kemiskinan Masyarakat Nelayan dan Programpenanggulangannya di Desa Tengku Dacing Kabupaten Tana Tidung. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 6(3), 986–1002.

Nurfadia, N., Abdulahanaa, A., & S., A. (2025). Analisis Kemiskinan Struktural Nelayan Etnis Suku Bajo Perspektif Pemikiran Ibnu Khaldun. Sosebi: Jurnal Penelitian Mahasiswa Ilmu Sosial Ekonomi Dan Bisnis Islam, 5(1), 42–60. https://doi.org/10.21274/sosebi.v5i1.10844

Nuris, N. D. (2024). Hubungan Patron-Klien dalam Membentuk Kemiskinan Nelayan. Innovative : Journal Of Social Science Research, 4(4), 6849–6855.

Nurjaya, M. et al. (2024). Pusaran Kemiskinan Struktural di Pasar Nalo, Pademangan, Jakarta Utara. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(11), 418-429.

Risky, Y., & Yuspadianto, Y. (2021). Analisis Fasilitas dalam Rangka Pengembangan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan. E-Jounal Universitas Bung Hatta, April, 1–2.

Ritonga, F. U., Suriadi, A., & Isworo, H. (2023). Analisis Pemetaan Sosial Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial dari Perspektif Kesejahteraan Sosial di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Langgas: Jurnal Studi Pembangunan, 2(2), 87–102. https://doi.org/10.32734/ljsp.v2i2.13491

Rusydi, B. U., Wahyudi, W., & Ulfa, M. (2021). Hubungan Patron-Klien Pada Komunitas Nelayan Dalam Kerangka Ekonomi Islam. Al-Amwal : Journal of Islamic Economic Law, 6(1), 27–44. https://doi.org/10.24256/alw.v6i1.2158

Sholistiyawati, A. (2025). Pengaruh Sistem Ekonomi terhadap Kemiskinan di Indonesia: Sebuah Literature Review. JECTH : Journal Economy, 3(1), 1–4.

Silooy, M. (2017). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kemiskinan Absolut Masyarakat Pesisir (Nelayan) di Desa Seilale Kecamatan Nusaniwe. Cita Ekonomika, Jurnal Ekonomi, 11(1), 79–84.

Sugiyono, S. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.

Suleman, A., Pratiknjo, M. H., & Sandiah, N. (2019). Kemiskinan Struktural dan Hubungan Patron Klien Nelayan Di Desa Maitara Kecamatan Tidore Utara Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Holistik, 12(2), 1–20.

Suryaningsi, T. (2017). Kemiskinan Masyarakat Nelayan di Desa Aeng Batu-Batu Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan Poverty of Fisherman Society In Aeng Batu-Batu Village Takalar District South Sulawesi. Handep, 1(1), 49–62.

Tanjung, N. S. (2023). Struktur Sosial dalam Masyarakat Nelayan di Rempang Kepulauan Riau. Jurnal Hukum dan HAM Wara Sains, 2(11), 1073–1080. https://doi.org/10.58812/jhhws.v2i11.801

Ulfa, M. (2018). Persepsi Masyarakat Nelayan dalam Menghadapi Perubahan Iklim (Ditinjau dalam Aspek Sosial Ekonomi. Jurnal Pendidikan Geografi, 23(1), 41–49. https://doi.org/10.17977/um017v23i12018p041

Wijaya, A. B., & Fauzie, A. (2020). Pemaknaan Hidup Nelayan (Analisis Makro dan Mikro pada Kemiskinan Nelayan). Indonesian Psychological Research, 2(2), 96-108.

Wijaya, A. B., & Fauzie, A. (2020). Pemaknaan Hidup Nelayan (Analisis Makro dan Mikro pada Kemiskinan Nelayan). Indonesian Psychological Research, 02(02), 96–108. https://doi.org/10.29080/ipr.v2i2.259

Published

2026-09-30