Motif Coming Out pada Kelompok Lesbi Jangan Ngalay di Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i1.1246Keywords:
Coming Out, Lesbi, Motif, PenyimpanganAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya perkembangan kelompok lesbian di Kota Padang yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan perluasan jaringan komunikasi, sehingga memunculkan dinamika baru terkait keberanian individu dalam mengungkapkan identitas seksual yang disebut coming out . Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motif coming out pada kelompok lesbi Jangan Ngalay di Kota Padang. Pada penelitian ini memfokuskan secara khusus untuk mengkaji motoif coming out dalam komunitas lesbi yang belum pernah diteliti sebelumnya, yaitu kelompok lesbi Jangan Ngalay Untuk menganalisis fenomena ini, peneliti menggunakan teori Fenomenologi oleh Edmund Husserl dimana terdapat tiga konsep utama yang relevan pada penelitian ini yaitu bracketing (reduksi fenomenologi), noesis dan noema serta intersubjektivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dan dilakukan di Kota Padang selama dua bulan mulai dari Desember hingga Februari tahun 2024-2025 dengan menggunakan observasi, peneliti mengamati secara langsung perilaku kelompok lesbi Jangan Ngalay di Kota Padang ini. Kemudian pengumpulan data wawancara, peneliti menanyakan informasi terkait bentuk motif coming out pada kelompok lesbi Jangan Ngalay di Kota Padang. Teknik pemilihan informan menggunakan snowball sampling dengan jumlah informan 10 orang. Triangulasi data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data dianalisi menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat empat bentuk motif coming out pada kelompok lesbi Jangan Ngalay di Kota Padang, pertama, melakukan coming out untuk mendapat teman curhat. Kedua, mencari kebebasan diri. Ketiga, membangun komunitas dan jaringan. Keempat, melawan stigma negatif terhadap kaum LGBT.
Downloads
References
Ahmad, R. (2017). Konstruksi Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) Dalam Film Marvel Cenimatic Univers (Analisis Hermeneutika Schleiermacher). UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri.
Asmara, K. Y., & Valentina, T. D. (2017). Konsep diri gay yang coming out. Jurnal Psikologi Udayana, 4(2).
Cynthia, T. (2005). Gambaran Kebutuhan Afeksi (Need of Affection) Dan Proses Coming Outpada Wanita Lesbian. Universitas Gundarma.
Dewi, I. G. A. P., & Tobing, D. H. (2016). Faktor-Faktor Yang Menghambat Coming Out Pada Lesbi Femme Di Bali. Jurnal Psikologi Udayana, 3(1). http://doi:10.24843/jpu.2016.v03.i01.p03.
Haryati, T., & Suarya, L. M. K. S. (2020). Gambaran coming out pada perempuan lesbian dan biseksual dewasa awal. Jurnal Psikologi Udayana, 2(1).
Herek, G. M. (2009). Sexual stigma and sexual prejudice in the United States: A conceptual framework. In Contemporary perspectives on lesbian, gay, and bisexual identities. New York, NY: Springer New York.
Husserl, E. (1962). Ideas: general introduction to pure phenomenology: trans.
Ismullah, F. (2025). Daftar 5 Provinsi Dengan Jumlah LGBT Terbanyak di Indonesia. https://www.noa.co.id/daftar-5-provinsi-dengan-jumlah-lgbt-terbanyak-di-indonesia/.
Kusnadi, K. (2023). Ketua MUI Kota Padang Imbau Warga Untuk Menghindari LGBT. https://www.infopublik.id/kategori/nusantara/792570/ketua-mui-kota-padang-imbau-warga-untuk-hindari-lgbt.
Nasution, E. (2016). Metodologi Penelitian. Bandung: Prayoga.
Ningsih, O. S. (2022). Komunikasi interpersonal lesbian (Menjalin hubungan dengan pasangan dalam interaksi sosial). Widya Mandala Surabaya Catholic University.
Oktaviana, E. R., Dwikurnaningsih, Y., & Windrawanto, Y. (2020). Coming Out pada Kaum Lesbian di Semarang. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 9(1), 23-29.
Purwanty, F., & Chairani, L. (2018). Perubahan orientasi seksual pada komunitas lesbian (anak belok). Jurnal Psikologi Talenta, 3(2), 9-19.
Rahardjo, W. (2007). Sikap akan respon terhadap identitas sosial negatif dan pengungkapan orientasi seks pada gay. Jurnal Psikologi, 1(1).
Sari, E. R., & Bahri, S. (2017). Kehidupan Pasangan Lesbian (Studi Kasus Di Kota Pekanbaru). Universitas Riau.
Setiaji, A. (2020). Konstruksi Sosial Pada Gay Yang Coming Out. Jurnal Ilmiah Psikologi, (2), 312.
Sugiarto, I. A. (2017). Manajemen Komunikasi Privasi Kaum Lesbian di Kota Samarinda. E-journal Ilmu Komunikasi, 5(1), 580-592.
Warisman, R. (2022).Gelar Aksi Tolak LGBT, Ampu Sumbar Harap Tidak Ada Normalisasi LGBT di Sumbar. https://www.ganto.co/berita/4825/gelar-aksi-tolak-lgbt-ampu-sumbar-harap-tidak-ada-normalisasi-lgbt-di-sumbar.html.
Yelviani, G., Fatmariza, F., & Dewi, S. F. (2019). Fenomena Butchi dan Dampak Sosialnya: Studi Kasus Pada Masyarakat di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Journal of Civic Education, 2(1), 12-22.
Yusmi, H. (2021). Coming out pada gay. Psikoborneo Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









