Perilaku Diet Tidak Sehat Remaja di Kalangan Mahasiswa S1 Universitas Negeri Padang

Authors

  • Nia Safitri Universitas Negeri Padang
  • Lia Amelia Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/perspektif.v8i4.1247

Keywords:

Diet Tidak Sehat, Mahasiswa S1, Perilaku, Remaja

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi meningkatnya tren diet tidak sehat di kalangan mahasiswa yang sering kali dilakukan tanpa pendampingan medis maupun pemahaman gizi yang memadai. Ini menarik diteliti karena berfokus pada pengalaman subjektif Mahasiswa S1 Universitas Negeri Padang yang belum banyak dieksplorasi dalam menjalani perilaku diet tidak sehat. Sehingga menggali fenomenologi pengalaman subjektif individu dalam menjalani perilaku diet tidak sehat sebagai respons terhadap tekanan sosial di kalangan mahasiswa fase remaja akhir menjadi kebaharuan penelitian. Tujuan dari penelitian ini untuk memahami pengalaman subjektif Mahasiswa S1 Universitas Negeri Padang dalam menjalani perilaku diet tidak sehat. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif tipe fenomenologi. Penentuan informan menggunakan teknik purposive dengan melibatkan 10 orang informan yang terdiri dari kriteria yaitu Mahasiswa S1 aktif di Universitas Negeri Padang, pernah atau sedang menjalani perilaku diet tidak sehat, berada dalam kategori usia remaja akhir (18-24 tahun), dan berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Pengumpulan data menggunakan observasi non partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumen serta dianalisis dengan teknik analisis Matthew Miles dan Huberman dengan proses reduksi, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil temuan terdapat tiga perilaku diet tidak sehat yang dilakukan oleh Mahasiswa S1 Universitas Negeri Padang, pertama, Pola makan tidak sehat. Kedua, Overtraining (olahraga berlebih). Ketiga, Konsumsi produk diet tanpa pengawasan. Penelitian dianalisis menggunakan teori Fenomenologi Edmund Husserl. Penelitian ini memberikan pemahaman baru tentang risiko diet tidak sehat pada mahasiswa dan menjadi rujukan untuk intervensi kesehatan di kampus.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfitri, E., & Kurniasari, R. (2023). Pengaruh Edukasi Gizi dengan Media Sosial Terhadap Perubahan Pengetahuan dan Kualitas Diet Wanita Obesitas. Kesehatan, 16, 98–103. https://doi.org/https://doi.org/10.36760/jka.v16i1.266

BKKBN. (2023). Kegiatan Operasional Ketahuan Keluarga Berbasis Kelompok Kegiatan Di Kampung KB. Jakarta: Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. https://kampungkb.bkkbn.go.id/kampung/7525/intervensi/599232/kegiatan-operasional-ketahanan-keluarga-berbasis-kelompok-kegiatan-di-kampung-kb#:~:text=Sedangkan menurut Badan Koordinasi Keluarga,adalah usia 10-19 tahun.

Cresswell, J. (1989). Qualitative Inquiry And Research Design. Thausand Oaks, CA: Sage Publication.

Daniella, N., & Marsudi. (2022). Perancangan Buku Ilustrasi Pola Diet Yang Benar Di Kalangan Anak Muda Perempuan. Jurnal Barik, 3(2), 89–103. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JDKV/

Desvinar, Z. A. (2020). Dramaturgi dalam Perilaku Diet Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/55679

Devison, G. (2024). Dangers of Supplement and Weight Loss Pills. https://withinhealth.com/learn/articles/danger-diet-weight-loss-pills

Dwiariani, D. A. (2012). The role of mental training in the process of decreasing anxiety of recurrent injuries in basketball female athletes. Universitas Indonesia.

Edmund Husserl. (1999). The Idea of Phenomenology. Dordrecht: Springer Science & Business Media.

Fundrika, B. A., & Varwati, L. (2021). Kemenkes: 95,5 Persen Orang Indonesia Jalani Diet Tidak Sehat. https://www.suara.com/health/2021/10/19/165000/kemenkes-955-persen-orang-indonesia-jalani-diet-tidak-sehat

Hamaliyah, S. (2024). Hubungan Body Image, Pola Konsumsi Makanan, Dan Kualitas Diet Terhadap Status Gizi Remaja Putri Di Sman 10 Padang Tahun 2023. Universitas Andalas.

Kim, M., & Lennon, S. J. (2006). Content Analysis of Diet Advertisements: A Cross-National Comparison of Korean and U.S. Women’s Magazines. Clothing and Textiles Research Journal, 24(4), 345–362. https://doi.org/10.1177/0887302X06293029

Lailatul, J. E., & Aginta, H. M. (2024). Wanita, Disiplin dan Kuasa Tubuh: Kepatuhan Tubuh Melalui Diet Dalam Perspektif Foucauldian. Jurnal Analisa Sosiologi, 13(2), 373–394. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/jas.v13i2.78703

Mudanijah, S. (2004). Pola Konsumsi Pangan (Pengantar). Jakarta: Panebar Swadaya.

Murzen, R. F. (2024). 4 Jenis Diet Ekstrem yang Perlu Dihindari. Alodokter. Diakses 25 September 2024 dari https://www.alodokter.com/hindari-4-diet-ekstrim-ini

Nasution, E. (2016). Metodologi Penelitian.Bandung: Alfabeta.

Nisa, A. A., Mardani, D., Panjaitan, G. R., Eka, I., & Sihotang, P. (2025). Kandungan Matcha dalam Tren Gizi dan Gaya Hidup Sehat Generasi Z di Era Digital. Kesehatan, 3(7), 220–225. https://doi.org/doi:10.1016/j.crfs.2024.100823

Nurrohmah, A., Rahmawatie, D., Keperawatan, P. S., Kesehatan, F. I., & Tengah, P. J. (2025). Faktor Risiko Anemia pada Kejadian Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR ). Avicenna: Journal of Health Research, 4(1), 1422–1427. https://doi.org/https://doi.org/10.36419/avicenna.v7i1.1025

Park, H., & Lee, H. (2013). Wanting Extremely Low BMI May be Associated with Higher Depression and Undesirable Dietary Habits in High School Girls Who were Not Overweight. Korean Journal of Community Nutrition, 18(4), 344. https://doi.org/10.5720/kjcn.2013.18.4.344

Pratiwi, N., & Ashadi, K. (2018). Tingkat Pengetahuan Tentang Overtraining Pada Atlet dan Pelatih Klub Atletik Petrogres Kabupaten Gresik. Jurnal Prestasi Olahraga, 3(1), 1–9. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/8/article/view/23696/21665

Primack, J. (2017). The Association between Social Media Use and Eating Concerns among U.S. Young Adults. Physiology & Behavior, 176(3), 139–148. https://doi.org/10.1016/j.jand.2016.03.021.The

Pusparani, F. (2015). Konstruksi Sosoal Obesitas Pada Kalangan Remaja Di Surabaya (Studi Deskriptif Tentang Makna Obesitas Pada Remaja Obesitas Di Surabaya). Universitas Airlangga.

Pusparini, P., Refdanita, R., Maigoda, T. C., & Briawan, D. (2013). Studi kualitatif persepsi citra tubuh remaja yang kurus dan gemuk serta upaya untuk mencapai tubuh ideal pada siswi SMA Negeri 1 Kota Bogor. Jurnal Kesehatan, 6(1), 15-28.

Saputri, R. V., & Purwito, D. (2024). Faktor Personal, Perilaku, Lingkungan dan Perilaku Diet Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(1), 782–794. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.10652884

Schulze, M. B., Martínez-González, M. A., Fung, T. T., Lichtenstein, A. H., & Forouhi, N. G. (2018). Food Based Dietary Patterns And Chronic Disease Prevention. BMJ. https://doi.org/https://doi.org/10.1136/bmj.k2396

Solita, S. (2004). Sosiologi Kesehatan Beberapa Konsep Beserta Aplikasinya. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Syarifullah, M., & Pranata, R. (2024). Perilaku Diet di Kalangan Remaja. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 10(1), 124–132. https://doi.org/10.59672/jpkr.v10i1.3415

Valentina, V. (2023). Pengaruh Body Dissatisfaction Terhadap Kecendrungan Perilaku Diet Pada Mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata Semarang. Semarang : In Repository Unika. Universitas Katolik Soegijapranata Semarang.

Published

2025-12-19