Mitigasi Bencana Galodo Berbasis Kearifan Lokal di Nagari Pasia Laweh Kabupaten Tanah Datar

Authors

  • May Nessa Yolanda Universitas Negeri Padang
  • Khairul Fahmi Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/perspektif.v8i3.1275

Keywords:

Kearifan Lokal, Galodo, Mitigasi Bencana, Tindakan Sosial

Abstract

Bencana alam galodo yang terjadi di Nagari Pasia Laweh Kabupaten Tanah Datar memberikan dampak kepada masyarakat berupa fisik, material bahkan memakan korban jiwa. Akibat yang ditimbulkan memberikan permasalahan yang cukup signifikan dalam perubahan-perubahan. Permasalahan tersebut membutuhkan penanganan dalam pengurangan kerugian yang ditimbulkan dengan berbasis kearifan lokal. Artikel ini akan mengulas tentang permasalahan mengenai mitigasi bencana galodo berbasis kearifan lokal di Nagari Pasia Laweh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana bentuk mitigasi bencana yang dilakukan oleh masyarakat Nagari Pasia Laweh dalam mengupayakan pengurangan dampak bencana alam dengan berbasis kearifan lokal. Penelitian ini dilaksanakana pada Nagari Pasia Laweh dengan menggunakan metode kualitatif melibatkan informan penelitian sebanyak 19 orang dengan pendekatan purposive sampling melakukan wawancara kepada masyarakat yang terkena dampak, masyarakat umum, tokoh adat serta perangkat wali nagari. Perspektif yang digunakan pada penelitian ini adalah teori tindakan sosial oleh Max Weber. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Nagari Pasia Laweh memiliki dua bentuk mitigasi yaitu mitigasi struktural dan non struktural dalam pengurangan resiko bencana. Mitigasi struktural berbasis kearifan lokal seperti pola permukiman rumah, bentukan infrastruktur rumah dan jembatan. Sedangkan mitigasi non struktural berbasis kearifan lokal yaitu hujan di rimbo, bunyi gamuruah, bangkahan sampik, mancari rumah dunsanak, maagiah kaba melalui tambo dan media lokal komunikasi. Implikasi penelitian ini mengusulkan agar masyarakat melestarikan nilai-nilai kearifan lokal dalam mempertimbangkan wilayah yang berpotensi akan bencana alam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alim, A. S. D. (2019). Hakikat Manusia, Alam Semesta, dan Masyarakat dalam Konteks Pendidikan Islam. Jurnal Penelitian Keislaman, 15(2), 144-160. doi: 10.20414/jpk.v15i2.1760.

Amin, I. (2022). Implementasi Hukum Islam dalam Falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah Di Minangkabau. Ijtihad, 38(2).

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tanah Datar. (2021). Kabupaten Tanah Datar Dalam Angka Tanah Datar Regency in Figures (2021). Tanah Datar: BPS Kabupaten Tanah Datar.

Budiana, I., Rifatunisa, R. Marieta, K. S. (2023). Mitigasi Bencana Longsor Berbasis Kearifan Lokal Kebekolo di Desa Gheo Goma. Communnity Development Journal 4(2), 1114–16.

Fahmi, K., Amelia, L. & Hidayat, M. (2020). Community Social Adaptation Strategy to Face Earthquake with Tsunami Potential Disaster Hazard in Red Zone Area (Ketaping Village, Padang Pariaman District, West Sumatera Province). Psshers 563(Psshers 2020): 192–96.

Fatmawati, F. (2019). Mitigasi Resiko Bencana Berdasarkan Kearifan Lokal Masyarakat Pinggiran Sungai Ambawang Studi di Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA) 2(1), 1–7. doi: 10.32734/lwsa.v2i1.595.

Firmansyah, M. & Masrun, M. Yudha, D. K. (2021). Esensi Perbedaan Metode Kualitatif dan Kuantitatif. Elastisitas - Jurnal Ekonomi Pembangunan 3(2), 156–59. doi: 10.29303/e-jep.v3i2.46.

Herawati, H. & Kartini, K. (2019). Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal Di Desa Wajok Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Teknik-Sipil, 19(2), 28–39.

Imron, H. A. (2017). Peran Sampling Dan Distibusi Data Dalam Penelitian Komunikasi Pendekatan Kuantitatif. Jurnal Studi Komunikasi dan Media 21(1), 111. doi: 10.31445/jskm.2017.210109.

Irwandi, I. & Maimori, R. (2022). Peran Rumah Kreativitas Mahasiswa ICD Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam,15(1), 79–98.

Kase, A. D. & Sukiatni, D. S. (2023). Resiliensi Remaja Korban Kekerasan Seksual di Kabupaten Timor Tengah Selatan: Analisis Model Miles dan Huberman. Inner: Journal of Psychological Research 3(2), 301–11.

Mailani, N. M. (2021. Kearifan Lokal Masyarakat Boti. Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(11), 1940–49. doi: 10.59141/japendi.v2i11.340.

Munawarah, R. & Maulidian, M. O. R. (2022). Mitigasi Bencana Banjir di Desa Teluk Halban Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Pendidikan Geosfer 7(1), 85–94. doi: 10.24815/jpg.v7i1.23700.

Nabillah, P., Zusmelia, Z. & Erawati, M. (2023). Nagari Pasie Laweh Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar Tahun 2009-2019. Jejak: Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah 3(1), 11–18. doi: 10.22437/jejak.v3i1.23787.

Njatrijani, R. (2018). Kearifan Lokal dalam Perspektif Budaya Kota Semarang. Gema Keadilan, 5(September), 16–31.

Nurjanah, S. & Mursalin, E. (2021). Pentingya Mitigasi Bencana Alam Longsor Lahan: Studi Persepsi Mahasiswa. Jurnal Basicedu 6(1), 515–23. doi: 10.31004/basicedu.v6i1.1937.

Prahesti, V. D. (2021). Analisis Tindakan Sosial Max Weber Dalam Kebiasaan Membaca Asmaul Husna Peserta Didik MI/SD. An-Nur: Jurnal Studi Islam 13(2):137–52. doi: 10.37252/annur.v13i2.123.

Prasetyo, B. (2019). Kearifan Lokal Sebagai Basis. Seminar Nasional FST Universitas Terbuka.

Puspitasari, A. E., Bima, D. P. S., & Dewi, T. P. (2018). Mitigasi bencana berbasis kearifan lokal di Desa Tieng, Kabupaten Wonosobo. Jurnal Geografi Lingkungan Tropik, 2(2), 42-49. doi: 10.7454/jglitrop.v2i2.51.

Putri, A. (2022). Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal (Local Knowledge, Local Wisdom, Dan Local Genius). Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi 6(1), 89–98. doi: 10.29408/geodika.v6i1.5417.

Putri, N. A., Sutiyo, S., Ristiani, I. Y., Supriatna, A., & Uluputty, I. (2024). Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal Pada Masyarakat Adat Kasepuhan Ciptagelar. Gema Publica, 9(1), 65-82. doi: 10.14710/gp.9.1.2024.65-82.

Rijali, A. (2019). Analisis Data Kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah 17(33):81. doi: 10.18592/alhadharah.v17i33.2374.

Susanto, D., & Jailani, M. S. (2023). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ilmiah. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53-61. doi: 10.61104/jq.v1i1.60.

Sutrisnawati, N. K. (2018). Dampak Bencana Alam Bagi Sektor Pariwisata di Bali. Jurnal Ilmiah Hospitality Management 9(1), 57–66. doi: 10.22334/jihm.v9i1.144.

Fajrin, A. A. T. (2017). Tindakan sosial pedagang angkringan dalam penerapan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) di Surabaya. Komunitas, 6(1), 23-41.

Kamasuta, K., Widayanti, B. H., & Lestari, S. A. P. (2021). Mitigasi Bencana Longsor Dan Banjir Bandang Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Desa Bentek Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara. CIVeng: Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 2(1), 19-28.

Published

2025-09-25