Upaya Preventif dan Rehabilitatif Orang Tua Menjaga Kesehatan Mental Pasien di RSJ HB. Saanin

Authors

  • Prameswari Aulia Putri Universitas Negeri Padang
  • Lia Amelia Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i1.1284

Keywords:

Health Belief Model, Kesehatan mental, Orang tua, Preventif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya preventif dan rehabilitative orang tua dalam menjaga kesehatan mental pasien Gen Z di RSJ HB. Saanin Padang, menggunakan pendekatan Health Belief Model (HBM) sebagai kerangka teori. Penelitian ini memiliki kebaruan karena memfokuskan pada pola asuh dan intervensi orang tua terhadap pasien Gen Z di rumah sakit jiwa, sebuah topik yang masih jarang dikaji di Indonesia, khususnya di wilayah Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dan observasi lapangan. Observasi dilakukan untuk mengamati interaksi pasien dengan keluarga dan tenaga kesehatan, dan respons pasien terhadap kegiatan rehabilitatif. Wawancara dilakukan dengan 10 orang tua pasien yang dipilih secara purposive dengan kriteria pasien Generasi Z (usia 12–28 tahun) yang sedang atau pernah menjalani perawatan di RSJ HB. Saanin Padang, serta orang tua atau wali yang mendampingi pasien dan bersedia menjadi informan. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola upaya dan praktik orang tua. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama: 1) sebagian besar orang tua menyadari risiko gangguan kesehatan mental pada anak, seperti kecemasan dan depresi; 2) mereka memahami pentingnya tindakan pencegahan dan intervensi, termasuk konseling dan terapi; 3) orang tua menghadapi hambatan signifikan berupa biaya, aksesibilitas, dan kurangnya informasi mengenai penanganan yang tepat; 4) dukungan dari tenaga kesehatan dan keluarga besar menjadi faktor penting dalam membantu pengambilan keputusan terkait kesehatan mental pasien. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan kebijakan dan program intervensi di tingkat keluarga, rumah sakit, dan masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif . CV. Syakir Media Press.

Amethysa, M., & Eva, N. (2021). Kesehatan mental anak pada keluarga orang tua tunggal: Peran dukungan emosional orang tua. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 10(2), 123–135.

Anggraini, H., Amir, A., & Maputra, Y. (2020). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Tunggal Ibu dengan Kematangan Emosi dan Keterampilan Sosial Anak Pra Sekolah Usia 4–6 Tahun. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(4), 115–121. https://doi.org/10.25077/jka.v8i4.1127

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The Exercise of Control. San Fransisco: W. H. Freeman and Company.

Baumrind, D. (1991). The Influence of Parenting Style on Adolescent Competence and Substance Use. Journal of Early Adolescence, 11(1), 56–95. https://doi.org/10.1177/0272431691111004

Bowlby, J. (1988). A Secure Base: Parent-Child Attachment and Healthy Human Development. Basic Books.

Corrigan, P. W. (2004). How Stigma Interferes with Mental Health Care. American Psychologist, 59(7), 614–625. https://doi.org/10.1037/0003-066X.59.7.614

Fauziyyah, R., Awinda, R. C., & Besral, B. (2021). Dampak pembelajaran jarak jauh terhadap tingkat stres dan kecemasan mahasiswa selama pandemi COVID-19. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan, 1(2), 5.

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2015). Health Behavior: Theory, Research, and Practice. Jossey-Bass.

Hasan, M. et al. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Tahta Media.

Hurlock, E. B. (2018). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Hutagaol, M. W., & Rahayu, M. N. M. (2023). Social Support and Parental Stress Among First-Time Mother BT - Proceedings of International Conference on Psychological Studies (ICPsyche). 4, 204–214. https://doi.org/10.58959/icpsyche.v4i1.37

Kemenkes RI. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Nasution, A. F. (2023). Metode Penelitian Kualitatif. Jurnal Sains dan Seni ITS, 6(1).

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Rachmawati, D. S., Nurlela, L., Kirana, S. A. C., Fatimawati, I., Alriyanto, B. K., & Sairozi, A. (2023). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perilaku Bullying Anak di Indonesia. Journal of Community Mental Health and Public Policy, 5(2), 91–102. https://doi.org/10.51602/cmhp.v5i2.86

Rosenstock, I. M. (1974). Historical Origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335. https://doi.org/10.1177/109019817400200403

Rosenstock, I. M., Strecher, V. J., & Becker, M. H. (1988). Social Learning Theory and the Health Belief Model. Health Education Quarterly, 15(2), 175–183. https://doi.org/10.1177/109019818801500203

Santrock, J. W. (2019). Life-Span Development. McGraw-Hill Education.

Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2014). Health Psychology: Biopsychosocial Interactions. John Wiley & Sons.

Sholeh, M. (2021). Peningkatan Angka Perceraian di Indonesia: Faktor Penyebab Khulu’ dan Akibatnya. Qonuni: Jurnal Hukum Dan Pengkajian Islam, 1(1), 29–40. https://doi.org/10.59833/qonuni.v1i01.182

Surti, D., J, F., & Dwipa, T. (2024). Mental Anak dengan Single Parent Mother. Journal of Education Research, 5(1), 921–927.

Wahyuni, S., & Diana, R. (2023). Peran Ibu Tunggal dalam Menjaga Kesehatan Mental Anak Usia Dini. Generasi Emas, 6(2), 94–102. https://doi.org/10.25299/ge.2023.vol6(2).13526

Walsh, F. (2016). Strengthening Family Resilience. New York, Guilford Press.

Yuliasari, H., & Sumayyah, S. (2023). Parenting Class: Peran Resiliensi untuk Meningkatkan Parental Well-Being pada Orangtua Generasi Z. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 285–292. https://doi.org/10.32696/ajpkm.v7i2.2283

Published

2026-03-09