Faktor-Faktor Quarter Life Crisis pada Fresh Graduate dalam Masa Transisi Menuju Dunia Kerja
DOI:
https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i1.1471Keywords:
Faktor, Fresh graduate, Kerja, Quarter Life CrisisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan quarter-life crisis pada fresh graduate Prodi Pendidikan Sosiologi UNP. Penelitian ini kebaruannya pada fokus analisis yang tidak hanya melihat QLC dari aspek psikologis sebagaimana studi-studi sebelumnya, tetapi juga menekankan perspektif sosiologis guna memahami faktor pemicu QLC. Penelitian ini memiliki urgensi karena kecemasan akan masa depan dan karir yang dialami fresh graduate dapat membawa dampak bagi kesejahteraan individu, terutama dalam memicu munculnya QLC. Teori yang digunakan teori fenomenologi Alfred Schutz yang menekankan makna subjektif individu terhadap pengalaman hidupnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Prodi Pendidikan Sosiologi UNP dengan rentang Juni hingga September 2025 dengan jumlah 15 informan. Informan dipilih secara purposive dengan kriteria fresh graduate Prodi Pendidikan Sosiologi UNP, telah menyelesaikan studi 6 bulan hingga 1 tahun, dan sedang dalam proses pencarian kerja. Data dikumpulkan melalui observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik analisis data dengan model Miles dan Huberman yang yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab QLC yang meliputi: (1) Ekspektasi dan ketakutan Fresh graduate terhadap Masa Depan, (2) Keraguan diri terhadap kompetensi dalam menentukan arah karir, (3) Rasa cemas akibat tuntutan dari keluarga, (4) Perbandingan sosial dengan teman sebaya, (5) Keterbatasan peluang kerja yang sesuai dengan minat dan latar belakang Pendidikan, (6) Khwatir terhadap Ketidaksesuaian antara Pekerjaan dan Nilai Pribadi. Temuan ini memperlihatkan bahwa QLC dipengaruhi oleh kondisi individu dan ekspektasi sosial, serta dipahami melalui makna subjektif fresh graduate dalam menghadapi transisi menuju dunia kerja.
Downloads
References
Afandi, N. H. (2023). Quarter Life Crisis: Bentuk Kegagalan Ego Merealisasikan Superego di Masa Dewasa Awal. Jurnal Konseling Gusjigang, 9(1), 162–185. https://doi.org/10.24176/jkg.v9i1.6858
Alamsyah, D., Widhiastuti, H., & Dewi, R. (2025). Systematic Literature Review on Quarter Life Crisis in Final Year Students: A Study of the Role of Social Support, Career Decisions, and Resilience. Journal Corner of Education, Linguistics, and Literature, 5(001), 1–13. https://doi.org/10.54012/jcell.v5i001.515
Angelica, C. N. R. (2023). the Influence of Family Attachment on the Quarter-Century Age Crisis of Individuals Who Are At the Transitional Phase of Adolescence-Early Adulthood Pengaruh Kelekatan Keluarga Terhadap Krisis Usia Seperempat Abad Individu Yang Berada Pada Fase Peralihan. Journal of Social and Economics Research, 5(2), 1127–1141. https://idm.or.id/JSER/index.
Artiningsih, R. A., & Savira, S. I. (2021). Hubungan Loneliness Dan Quarter Life Crisis Pada Dewasa Awal. Charater: Jurnal Penelitian Psikologi, 8(5).
Creswell, J. w. (2018). Keterampilan Esensial untuk Peneliti Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fahriansyah, M. A., & Paryontri, R. A. (2025). Kajian Fenomenologis Tentang Fase Quarter Life Crisis (QLC) Pada Generasi Z Di Desa Gedangan. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 9(3), 1608–1620. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i3.7532
Farid, M., & Adib, M. (2018). Fenomenologi dalam Penelitian ilmu Sosial. Kencana Prenada Media Group.
Fischer, K. (2008). Ramen Noodles, Rent and Resumes: An After-College Guide to Life. SuperCollege LLC.
Hamdani, H., & Sabilah, A. I. (2021). Edukasi Pencegahan Covid-19 Dan Pendampingan Keterampilan Berbahasa Inggris Bagi Orang Tua Anak Di Kelurahan Harapan Mulya Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi. Jurnal Sains Teknologi Dalam Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 25–32. https://doi.org/10.31599/jstpm.v2i1.641
Herawati, I., & Hidayat, A. (2020). Quarterlife Crisis Pada Masa Dewasa Awal di Pekanbaru. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 5(2), 145–156. https://doi.org/10.33367/psi.v5i2.1036
Hidayati, P. I., Qomariyah, I. N., & Kartikasari, N. (2023). Edukasi Hukum dan Etika dalam Penggunaan Sosial Media dan Jejak Digital bagi Masyarakat. Anfatama Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 11–23.
Hisyam, C. J., Tuffahati, F., Rahma, I. A., Fakhria, I., Safaatun, M. A., & Al-Fauziah, R. A. (2025). Realitas Sosial Pengangguran Terdidik di Perkotaan: Studi Pada Lulusan Perguruan Tinggi di Rawamangun, Jakarta Timur. 02(11), 810–821. https://doi.org/10.5281/zenodo.15769636
Karpika, I. P., & Segel, N. W. W. (2021). Quarter Life Crisis Terhadap Mahasiswa Studi Kasus di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Widyadari, 22(2), 513–527.
Manggola, A., & Thadi, R. (2021). Fenomenologi Alfred Schutz: Studi tentang Motif Pemakaian Peci Hitam Polos. JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari, 3(1), 19–25. https://doi.org/10.31539/joppas.v3i1.3111
Mustikasari, R. (2018). Efektivitas Expressive Writing Untuk Menurunkan Kecemasan Pada Mahasiswa Fresh Graduate Yang Sedang Mencari Kerja. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Nurjanah, A. S. (2018). Kecemasan Mahasiswa Fresh Graduate Dalam Melamar Pekerjaan. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 1(2), 35. https://doi.org/10.24014/0.879160
Oktaviani, P. M., & Soetjiningsih, C. H. (2023). Dukungan Sosial Dan Quarter Life Crisis Pada Fresh Graduate. 18(2), 237–250.
Pamungkas, P. R., & Hendrastomo, G. (2024). Quarter Life Crisis Di Kalangan Mahasiswa. Saskara: Indonesian Journal Of Society Studies, 4(1), 174–188.
Rahmania, F. A., & Tasaufi, M. N. F. (2020). Terapi Kelompok Suportif untuk Menurunkan Quarter-Life Crisis pada Individu Dewasa Awal di Masa Pandemi Covid-19. Contemporary Family Therapy, 30(4), 233–250. https://doi.org/10.30659/psisula.v2i0.13061
Rajagukguk, R. R. B., Zebua, A. S., Bukit, S. R. B., Ennaria, & Pasaribu, A. (2024). Gambaran Efikasi Diri Pelamar Fresh graduate Dan Pelamar Berpengalaman Pada Kegiatan Wawancara Kerja. 5(1), 102–115.
Riyanto, A. (2018). Fenomenologi Dalam Penelitian Ilmu Sosial. Jakarta: Prenadamedia Group.
Riyanto, A., & Arini, D. P. (2021). Analisis Deskriptif Quarter-Life Crisis Pada Lulusan Perguruan Tinggi Universitas Katolik Musi Charitas. Jurnal Psikologi Malahayati, 3(1), 12–19. https://doi.org/10.33024/jpm.v3i1.3316
Robinson, O. C. (2019). A longitudinal mixed-methods case study of quarter-life crisis during the post-university transition: Locked-out and locked-in forms in combination. Emerging Adulthood, 7(3), 167–179. https://doi.org/10.1177/21676968187641
Sembring, M., Anastasya, Y. A., Julistia, R., & Safitri, Y. N. (2024). Gambaran Quarter Life Crisis Pada Sarjana Fresh Graduate Universitas Malikussaleh. 2(2), 275–288.
Sobur, A. (2014). Filsafat Komunikasi Tradisi dan Metode Fenomenologi. Jakarta: Remaja Rosdakarya.
Sudaryono. (2018). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Jakarta: Rajawali Pers.
UPT PKK UNP. (2025). Persentase Masa Tunggu Lulusan. Universitas Negeri Padang
Valentino, R. A., Rusmana, A., & Damayani, N. A. (2023). Motif disabilitas netra berprofesi sebagai pustakawan. Berkala Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 19(2). https://doi.org/10.22146/bip.v19i2.3585
Yusuf, A. M. (2019). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Prenadamedia Group.
Zamzam, E. M. (2025). The influence of peer social support on quarter life crisis with loneliness as a mediating variable in emerging adulthood. Psychological Journal SCIENCE AND PRACTICE, 5(1), 30–36. https://doi.org/10.22219/pjsp.v5i1.40507
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









