Pembiaran Orang Tua Terhadap Anak Putus Sekolah (Studi Kasus: Sikap Orang Tua Anak Putus Sekolah di Nagari Lubuk Basung Keacamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam)

  • Anisa Firda Yanti UNP
  • Selinaswati Selinaswati Universitas Negeri Padang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat lebih lanjut mengenai sikap orang tua terhadap pembiaran anak putus sekolah di Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Teori yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini ada dua, yaitu teori “I” dan “me” yang dikemukakan oleh George Herbert Mead dan teori fenomenologi yang dikemukakan oleh Alfred Schutz. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitataif dengan tipe penelitian studi kasus serta teknik pemilihan informan purposive sampling. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab anak putus sekolah, sikap orang tua anak putus sekolah dan upaya yang dilakukan oleh orang tua agar anaknya tetap sekolah. Faktor penyebab anak putus sekolah ada dua yaitu (1) faktor internal, yang terdiri dari (a) tinggal kelas, (b) anak malas sekolah, (c) sakit dan (2) faktor eksternal yang terdiri dari (a) faktor lingkungan sosial dan (b) faktor keluarga yang terdiri dari ekonomi dan dukungan keluarga yang rendah terhadap pendidikan anak. Sikap orang tua anak putus sekola h ada tiga (a) membujuk, (b) kurang tegas dan (c) marah. Upaya yang dilakukan orang tua agar anaknya tetap sekolah ada tiga yaitu (1) melalui ajakan, (2) pindah sekolah, dan (3) sekolah paket.

Downloads

Download data is not yet available.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat lebih lanjut mengenai sikap orang tua terhadap pembiaran anak putus sekolah di Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Teori yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini ada dua, yaitu teori “I” dan “me” yang dikemukakan oleh George Herbert Mead dan teori fenomenologi yang dikemukakan oleh Alfred Schutz. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitataif dengan tipe penelitian studi kasus serta teknik pemilihan informan purposive sampling. Dalam pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab anak putus sekolah, sikap orang tua anak putus sekolah dan upaya yang dilakukan oleh orang tua agar anaknya tetap sekolah. Faktor penyebab anak putus sekolah ada dua yaitu (1) faktor internal, yang terdiri dari (a) tinggal kelas, (b) anak malas sekolah, (c) sakit dan (2) faktor eksternal yang terdiri dari (a) faktor lingkungan sosial dan (b) faktor keluarga yang terdiri dari ekonomi dan dukungan keluarga yang rendah terhadap pendidikan anak. Sikap orang tua anak putus sekola h ada tiga (a) membujuk, (b) kurang tegas dan (c) marah. Upaya yang dilakukan orang tua agar anaknya tetap sekolah ada tiga yaitu (1) melalui ajakan, (2) pindah sekolah, dan (3) sekolah paket.

Published
Feb 14, 2020
How to Cite
YANTI, Anisa Firda; SELINASWATI, Selinaswati. Pembiaran Orang Tua Terhadap Anak Putus Sekolah (Studi Kasus: Sikap Orang Tua Anak Putus Sekolah di Nagari Lubuk Basung Keacamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam). Jurnal Perspektif, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 237-245, feb. 2020. ISSN 2622-1748. Available at: <http://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/230>. Date accessed: 31 mar. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.24036/perspektif.v3i1.230.