Dampak Sosial Jalan Tani terhadap Perubahan Solidaritas Petani di Jorong Mudik Palupuh

Authors

  • Nadilla Erniati Universitas Negeri Padang
  • Eka Vidya Putra Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i2.1469

Keywords:

Dampak Sosial, Jalan Tani, Petani, Perubahan Sosial, Solidaritas

Abstract

Pembangunan jalan tani di Jorong Mudik Palupuh memicu perubahan sosial, terutama pada bentuk solidaritas petani pisang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dampak sosial pembangunan jalan tani pada petani di Jorong Mudik Palupuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe pendekatan studi kasus yang melibatkan informan penelitian sebanyak 16 orang yaitu petani pisang, masyarakat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Agam, Dinas PUTR Kabupaten Agam, Wali Nagari Koto Rantang, dan Wali Jorong Mudik Palupuh. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive dengan kriteria: terlibat dalam aktivitas pertanian, terlibat dalam pembuat kebijakan, tinggal dan mengalami langsung pembangunan jalan tani, memiliki pengetahuan atau pengalaman mengenai perubahan sosial yang terjadi setelah adanya pembangunan, serta bersedia memberikan informasi yang relevan dengan fokus penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data Miles & Huberman yang dilakukan melalui tiga tahapan yaitu  reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Perspektif yang digunakan pada penelitian ini adalah teori perubahan sosial Emile Durkheim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perubahan interaksi sosial, pola kerja, nilai mata pencaharian, dan perubahan hukum yang lebih restitutif muncul sebagai dampak pembangunan jalan tani. Kajian ini menegaskan transisi masyarakat dari solidaritas mekanik menuju solidaritas organik. Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan mengkaji dampak sosial pembangunan jalan tani melalui perspektif Durkheim.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, I. W., & Hariyani, S. (2023). Pengelolaan Infrastruktur Kota dan Wilayah (1st ed.). Universitas Brawijaya Press (UB Press).

Agustina, S., Saenong, Z., & Tondi, L. (2022). Dampak Pembangunan Infrastruktur Terhadap Pendapatan Masyarakat (Studi Kasus Di Desa Atari Jaya Kecamatan Lalembuu Kabupaten Konawe Selatan). Ecotechnopreneur : Journal Economics, Technology And Entrepreneur, 1(03), 205–215. https://doi.org/10.62668/ecotechnopreneur.v1i03.191

Alina, S., & Elmizan, G. H. (2025). Analisis Pekembangan Pembangunan Jalan Usaha Tani (Jut) Terhadap Pendapatan Sektor Pertanian Di Nagari Tanjung Betung Kabupaten Pasaman. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 3(1), 125–141.

Amrie, M. Al, & Nur, A. A. (2024). Analisis Dampak Pembangunan Infrastruktur terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Bulungan. Ekonomi Pembangunan Dan Manajemen (EKMAN), 3(1), 1–12.

Creswell, J. W. (2014). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (Keempat). Pustaka Pelajar.

Dayanti, R., & Hidayat, M. (2023). Bentuk Perubahan Solidaritas Sosial Pada Penyelenggaraan Pesta Pernikahan Sebagai Dampak Hadirnya Jasa Catering. Perspektif, 6(1), 135–142. https://doi.org/: https://doi.org/10.24036/perspektif.v6i1.724

Durkheim, E. (1990). Pembagian kerja sosial (Terj. Hasan Basari). ((Karya asl). Pustaka Pelajar.

Fathoni, T. (2024). Konsep Solidaritas Sosial dalam Masyarakat Modern perspektif Émile Durkheim. JCD ; Journal Of Community Development And Disaster Management Sosial, 6(2), 129–147. https://doi.org/10.37680/jcd.v6i2.6402

Herdian, F. Z., Ashshiddiqie, R. I., Oktaviani, R., & Widiastuti, T. T. (2024). Dampak Pembangunan Infrastruktur Jalan Terhadap Kondisi Sosial Masyarakat di Desa Situwangi, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Proceedings: UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 4(8), 24–35.

Ignatius, A. et al. (2024). Studi kasus Dampak Pembangunan Infrastruktur terhadap Kehidupan Masyarakat Melalui Kacamata Sosiologi: Tanda Tanya Pembangunan Infrastruktur Jalur Kereta Api trans-Sulawesi. Risoma: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(4), 73–82. https://doi.org/10.62383/risoma.v2i4.129

Intelman, M. W., & Idayati, F. (2024). Dampak Pengelolaan Dana Desa Dalam Pembangunan Infrastruktur Desa, Pemberdayaan Masyarakat. Ilmu Dan Riset Akuntansi, 13(8), 1–19.

Jamaludin, A. N. (2016). Sosiologi Pembangunan. Jakarta: Pustaka Setia.

Melisa, S. & Asriwandari, H. (2023). Petani Madu Sialang dalam Kekuatan Solidaritas Mekanik dan Organik (Studi Tentang Petani Madu Sialang di Desa Kuala Panduk, Kec. Teluk Meranti, Kab. Pelalawan. Ilmu Sosial Dan Humaniora Volume, 6(4), 1077–1094.

Muhammad, C. (2024). Pembangunan Infrastuktur Jalan Tani Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Keberlanjutan Ekonomi Masyarakat Pesisir Desa Lamaninggara. JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 21–27. https://doi.org/10.47065/jpm.v5i1.2048

Mukramin, S., & Sudarsono, S. (2019). Revolusi Hijau Pada Perubahan Sosial Komunitas Tani (Studi Alat Produksi di Desa Tebongeano, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara). Walasuji, 10(1), 47–56.

Muller, M., Biswas, A., Martin-Hurtado, R., & Tortajada, C. (2015). Built infrastructure is essential. Science. https://doi.org/10.1126/science.aac7606

Mulyani, S., Putri, F. M., Andoko, B. W., Akbar, F., & Novalia, S. (2020). Dampak Pembangunan Infrastruktur Terhadap Kondisi Ketahanan Pangan di Indonesia (Studi Kasus Provinsi Bali) pembangunan perekonomian Negara Indonesia Undang-undang Republik Indonesia. Jurnal Ketahanan Nasional, 26(3), 421–438. https://doi.org/DOI:http://dx.doi.org/ 10.22146/jkn.60703

Naekteas, Y. D., Seran, M. S. B., & Pattipeilohy, A. (2025). Analisis Pembangunan Jalan Usaha Tani (Studi Kasus Terhadap Pembangunan Jalan Usaha Tani Di Desa Fafinesu A, Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten Timor Tengah Utara). I La Galigo : Public Administration Journal, 9(1), 31–36.

Nisa, R. F., & Situmorang, L. (2024). Solidaritas Sosial Masyarakat Petani di Kampung Merancang Ilir Kecamatan Gunung Tabur Kabupaten Berau. Pembangunan Sosia, 12(3), 282–293.

Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2024). Triangulasi Data Dalam Analisis Data Penelitian Kualitatif. Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826–833.

Rencana Pengembangan Infrastruktur Wilayah 2025-2034 Sumatera Barat. (2024). https://bpiw.pu.go.id/produk/rencana-pengembangan-infrastruktur-wilayah/rencana-pengembangan-infrastruktur-wilayah-2025-2034-provinsi-sumatera-barat

Ritzer, G., & Stepnisky, J. (2019). Teori Sosiologi Klasik (ke-7). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sugiyono, S. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhardi, S. & Panjaitan, P. (2025). Analisis Strategi dan Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Perencanaan Pembangunan Ekonomi Nasional. Ilmu Manajemen, Bisnis Dan Ekonomi, 3(1), 42–55.

Suryono, S. (2019). Teori & Strategi Perubahan Sosial. Jakarta: Bumi Aksara.

Windani, U., & Sukmawati, A. M. (2023). Dampak Ekonomi Pembangunan Jalan Pertanian di Desa Dangiang, Kabupaten Garut. Perencanaan Wilayah & Kota, 2(18), 63–72. https://doi.org/https://doi.org/10.29313/jpwk.v18i2.2697

Wulandari, E., & Kurniati, E. (2025). Karakteristik Pertanian Di Indonesia : Antara Tradisi , Tantangan Struktural, Dan Peluang Transformasi. Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 2(1), 58–72.

Yaqin, A., Ridho, M. izul, & Uluf, W. T. (2025). Dinamika Sosial-Ekonomi Petani Tembakau. Ekonomi Syariah, 01(01), 574–584.

Yusuf, M. (2014). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan (1st ed.). Prenadamedia Group.

Published

2026-06-05