Faktor yang Mempengaruhi Usaha Pedagang Pasca Relokasi Fase VII di Pasar Raya Padang

Authors

  • Enjelita Esa Putri Universitas Negeri Padang
  • Mira Hasti Hasmira Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/perspektif.v9i2.1509

Keywords:

Faktor Usaha, Keterlekatan Sosial, Pasar Raya Padang, Pedagang, Relokasi Pasar

Abstract

Relokasi Pasar Raya Padang Fase VII merupakan kebijakan pemerintah daerah untuk menata kembali pedagang ke lokasi yang lebih tertib, aman, dan nyaman. Namun, setelah relokasi, sebagian pedagang mengalami penurunan pendapatan akibat hilangnya pelanggan tetap dan berkurangnya minat pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi usaha pedagang pasca relokasi Fase VII di Pasar Raya Padang. Perspektif teori keterlekatan (embeddedness theory) Mark Granovetter digunakan sebagai pisau analisis terhadap data yang diperoleh. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Informan penelitian terdiri dari pedagang, pembeli, dan pegawai UPTD Pasar Raya Padang yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman dengan langkah reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi usaha pedagang pasca relokasi, yaitu lokasi dan tingkat kunjungan pembeli, biaya sewa dan status kepemilikan ruko, hubungan sosial antar pedagang, persaingan dengan toko daring (online), perubahan gaya hidup masyarakat, serta daya beli konsumen yang menurun. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa keberhasilan usaha pedagang tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi, tetapi juga oleh keterlekatan sosial dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan usaha.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi, M. K., & Saputra, A. A. (2025). Dinamika Hubungan Sosial Dan Ekonomi Dalam Jaringan Pedagang Tradisional di Pasar Rakyat. RIBH: Journal Of Integrated Economi and Bisnis Studies, 1(1), 1-6.

Afifa, F. K., Sartika, D. D., Wulindari, A., Kurniawan, R., Fitriyani, D., & Abror, M. Y. (2025). Embeddedness in marketing ecosystems: Linking relationships and structures for competitive advantage in MSMEs. Journal Industrial Servicess, 11(2), 228-238.

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak.

Alviyanti, K. (2024). Dampak Relokasi Pasar Tradisional Terhadap Pendapatan Pedagang Di Pasar Seng Bumiayu Kabupaten Brebes. Universitas Islam Negeri Prof. KH Saifuddin Zuhri.

Arsyad, M., & Arifin, M. (2024). Dampak Relokasi Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Pedagang Kaki Lima di Taman Putri Petung Kecamatan Tanah Grogot Kabupaten Paser. EJournal Pembangunan Sosial, 12(1), 280-290.

Asar, U., Hasan, N., & Kotib, M. (2024). Dampak Relokasi Pasar Rakyat Sentral Bisnis Distrik Kabupaten Pulau Morotai. Journal of Applied Management and Accounting Science, 5(2), 140-154.

Cahya, S. B., Waspodo, T. S., & Norida, C. S. (2024). The role of traditional markets in improving the economy of the community in Indonesia. International Journal, 2(1), 386-396.

Elfira, C. (2025). Analisis Sanitasi Pasar Tradisional Barukoto di Kota Bengkulu. Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia, 6(02), 100-107.

Endrawanti, S., & Wahyuningsih, C. D. (2014). Dampak Relokasi Pasar Studi Kasus di Pasar Sampangan Kota Semarang. Serat Acitya, 3(1), 78.

Fahilla, N. I., Zalmita, N., & Yulianti, F. (2024). Dampak relokasi Pasar Peunayong ke Pasar Terpadu Lamdingin terhadap pendapatan pedagang. Jurnal Pendidikan Geosfer, 92-102.

Fauziah, L. (2017). Dampak Sosial Ekonomi Relokasi Pedagang Kaki Lima di Kecamatan Buduran Kabupaten Sidoarjo. JKMP (Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik), 3(2).

Fitlayeni, R., Putra, I. M., Marleni, M., Elvawati, E., & Putri, W. S. Y. (2021). Penguatan Kapasitas Pedagang dalam Resolusi Konflik Asimetris di Pasar Raya Padang Pasca Gempa. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 8(1), 26-35.

Granovetter, M. (2019). The old and the new economic sociology: a history and a agenda. Routledge.

Hamid, N. A., & Hamka, H. (2022). Dampak Sosial Ekonomi Pedagang Relokasi Pasar Tradisional Moderen (Studi Kasus Pasar Tradisional Moderen Kabupaten Maros). Jurnal Mirai Management, 7(2).

Haryono, H., Mukhtar, M., Sumarti, T., Damanhuri, D. S., & Sjaf, S. (2022). Embeddedness of Economic Actions in the Social Network: Study among of Local Genuine Entrepreneurship in Cirebon, West Java. JSW (Jurnal Sosiologi Walisongo), 6(1), 29-42.

Indrayani, D. (2009). Pengantar Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Gramedia.

Maulana, I. A. (2020). Studi Transformas Pasar Raya Kota Padang Akibat Bencana Alam Gempa 2009. Jurnal Dimensi, 9(3), 609-629.

Migusti, S. (2025). Dampak Relokasi Pasar Tradisional Terhadap Pendapatan Pedagang Pasar Bandungan Kabupaten Semarang. Ulil Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(10):2475–87.

Mokoginta, S., Gosal, P., & Supardjo, S. (2015). Persepsi Masyarakat Terhadap Relokasi Pasar Tradisional Di Kelurahan Genggulang Kecamatan Kotamobagu Utara. Spasial: Perencanaan Wilayah dan Kota, 2(2), 143-153.

Mu'arofah, S. (2019). Pola interaksi sosial antara pedagang buku di Pasar Wilis Kota Malang. Universitas Negeri Malang.

Muflikah, D. L. (2021). Pengaruh Relokasi Pasar, Modal Usaha dan Lama Usaha Terhadap Pendapatan Pedagang Muslim (Studi Kasus di Pasar Parang Kabupaten Magetan). IAIN Ponorogo.

Nasiroh, N. (2024). Keterlekatan Tindakan Ekonomi Pedagang Keliling (Studi Kasus di Desa Melati Kecamatan Waringinkurung Kabupaten Serang). Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Nasution, A. F. (2023). Metode penelitian kualitatif. Bandung: CV. Harfa Creative.

Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Afgani, M. W., & Sirodj, R. A. (2024). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826-833.

Pertiwi, M. E., Nengsih, T. A., & Safitri, Y. (2024). Dampak Relokasi Pasar Tradisional Terhadap Pendapatan Pedagang (Studi Kasus Di Pasar Rakyat Talang Banjar Kecamatan Jambi Timur). Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 112-135.

Romadon, A. A., Kurniawan, A. Y., & Hamdani, H. (2024). Analisis Dampak Relokasi Pasar Terhadap Pedagang Sayur (Pasar Bauntung Banjarbaru). Frontier Agribisnis, 8(1), 85-92.

Sugiyono, S. (2016). Metode Penelitan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

Yasmin, M. V., & Sapanli, K. (2020). Dampak relokasi pasar terhadap ekonomi pedagang ikan (studi kasus: Pasar Ikan Modern Muara Baru, DKI Jakarta). Jurnal Mina Sains, 6(2), 76-76.

Published

2026-06-05