Gerakan Sosial Perempuan dalam Penolakan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Geothermal di Nagari Batu Bajangjang Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok

  • Suhai Ratu Rahmi Universitas Negeri Padang
  • Eka Vidya Putra Universitas Negeri Padang

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi munculnya aktor penggerak perempuan dalam aksi penolakan pembangunan pembangkit listrik tenaga geothermal. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui alasan perempuan melanjutkan aksi penolakan. Teori yang digunakan contentious politics oleh Dough McAdam, Sydney Tarrow dan Charles Tilly. Metode penelitian yang digunakan kualitatif  dengan tipe studi kasus jenis intrinsik dan pemilihan informan dengan teknik purposive sampling sebanyak 11 informan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan triangulasi pengamat dari Neuman. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data dari Miles dan Huberman (reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alasan perempuan  melakukan aksi penolakan disebabkan oleh beberapa aspek yang mempengaruhi. Aspek tersebut, yaitu (1) Awal munculnya aksi penolakan (2) Perempuan sebagai aktor penggerak dalam aksi penolakan pembangunan geothermal: a) Mengurangi kekerasan, b) Hubungan kekerabatan, c) Tokoh kharismatik, d) Dukungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, e) Dukungan Masyarakat.


 

Downloads

Download data is not yet available.

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi munculnya aktor penggerak perempuan dalam aksi penolakan pembangunan pembangkit listrik tenaga geothermal. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui alasan perempuan melanjutkan aksi penolakan. Teori yang digunakan contentious politics oleh Dough McAdam, Sydney Tarrow dan Charles Tilly. Metode penelitian yang digunakan kualitatif  dengan tipe studi kasus jenis intrinsik dan pemilihan informan dengan teknik purposive sampling sebanyak 11 informan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan triangulasi pengamat dari Neuman. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data dari Miles dan Huberman (reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa alasan perempuan  melakukan aksi penolakan disebabkan oleh beberapa aspek yang mempengaruhi. Aspek tersebut, yaitu (1) Awal munculnya aksi penolakan (2) Perempuan sebagai aktor penggerak dalam aksi penolakan pembangunan geothermal: a) Mengurangi kekerasan, b) Hubungan kekerabatan, c) Tokoh kharismatik, d) Dukungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, e) Dukungan Masyarakat.


 

Published
Jan 21, 2020
How to Cite
RATU RAHMI, Suhai; VIDYA PUTRA, Eka. Gerakan Sosial Perempuan dalam Penolakan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Geothermal di Nagari Batu Bajangjang Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok. Jurnal Perspektif, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 37-44, jan. 2020. ISSN 2622-1748. Available at: <http://perspektif.ppj.unp.ac.id/index.php/perspektif/article/view/187>. Date accessed: 31 mar. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.24036/perspektif.v3i1.187.